Preservasi Jalan dan Jembatan Kalabahi–Lenone Segera Dikerjakan, Kasatker PJN Wilayah II NTT Tegaskan Soal Mutu Pekerjaan
Kupang, SonafNTT-News.com. Langkah cepat dilakukan menjelang Lebaran 2026. Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II NTT, Fahrudin,ST,MT, memastikan paket Preservasi Jalan Tahun Anggaran 2026 telah memasuki tahap MC-0 dan mulai dikerjakan minggu ini.
Menurutnya, momen Lebaran tinggal menghitung hari. Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat, kami komitmen dan memastikan jalan-jalan nasional di wilayah NTT harus zero lubang.Selain itu,upaya ini bagian strategi agar masyarakat bisa menikmati perjalanan yang aman dan nyaman, terutama saat arus mudik Lebaran.
Ia menegaskan bahwa penyedia jasa telah mulai bergerak, termasuk untuk paket penanganan longsoran. Alat berat sudah dimobilisasi, dan saat ini tengah dilakukan pengujian tanah serta MC-0 sebelum pekerjaan fisik dimulai penuh.
“Untuk mutu pekerjaan menjadi prioritas dan tidak ada toleransi,” tegasnya kepada wartawan, Senin (23/2/2026).
Ia lebih lanjut menerangkan, selain preservasi jalan, dua paket jembatan strategis juga segera dikerjakan. Jembatan yang segera dikerjakan yakni di Kabupaten Alor.proyek jembatan ini telah masuk tahap kontrak dengan alokasi anggaran sekitar Rp5 miliar.
“Panjang jembatan 10 meter dan waktu pelaksanaannya 6 bulan” ujarnya
Fahrudin juga menerangkan Paket yang kedua yakni Jembatan Lenone di Des Manamas, Kecamatan Naibenu,Kabupaten Timor Tengah Utara.
“Paket ini nilai kontraknya Rp5 miliar dan panjang 10 meter, proyek ini direncanakan terkontrak minggu ini dan segera memasuki tahap pekerjaan fisik” ujarnya
Ia menekankan bahwa seluruh penyedia jasa yang mengerjakan proyek preservasi jalan, penanganan longsoran, maupun pembangunan jembatan wajib mengutamakan kualitas sesuai spesifikasi (spek) teknis yang berlaku.
