daerah

Progres Fisik Jembatan Bliko Capai 45%, BPJN NTT Ajak Masyarakat Kawal Pembangunan Infrastruktur

Kupang,Sonaf NTT News.com.Pekerjaan penggantian jembatan Bliko di Adonara, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang menjadi salah satu proyek strategis infrastruktur di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menunjukkan kemajuan. Hingga akhir Agustus 2025, progres fisik pembangunan jembatan tersebut telah mencapai 45%

Hal ini disampaikan oleh Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan BPJN NTT, Ketsia Lanoe, ST., MT dalam acara coffee morning bersama awak media pada Jumat (28/8/2025). Turut hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah pejabat lingkup BPJN NTT, antara lain Plt. Kasubag Umum dan Tata Usaha, Melkianus Ouw, SH, Kepala Seksi Preservasi Rofinus Ngilo, ST, Kasatker PJN Wilayah I NTT, Azhari, Kasatker PJN Wilayah II NTT, Fahrudin, serta Kepala Seksi Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Jalan, Mahmah Dian Mahendra.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Ketsia Lanoe, ST., MT menegaskan bahwa pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai rencana dan tidak menemui hambatan berarti di lapangan. Meski demikian, ia menekankan pentingnya pengawasan dari semua pihak, termasuk masyarakat dan media, guna memastikan proyek berjalan transparan, tepat waktu, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami mengharapkan kerjasama dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawasi pelaksanaan pembangunan infrastruktur ini. Prinsipnya, infrastruktur yang dibangun harus bisa diakses dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Ketsia.

Pembangunan Jembatan Bliko sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR untuk mempercepat konektivitas antar wilayah di NTT. Infrastruktur ini diyakini akan berdampak besar pada peningkatan mobilitas warga, distribusi logistik, dan pertumbuhan ekonomi lokal.

Ia menegaskan, BPJN NTT memastikan bahwa setiap tahapan proyek dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip aksesibilitas, keberlanjutan, dan keterbukaan informasi, sehingga hasilnya bisa dinikmati oleh semua kalangan.

Dengan sisa waktu pengerjaan yang masih cukup panjang, ia berharap publik ikut mengawal pembangunan ini agar benar-benar tepat mutu dan manfaat

About The Author