daerah

PUPR NTT–Balai Nasional Sepakat Percepat Peningkatan Jalan: Fokus 12 Ruas dan 7 Jembatan Prioritas

Kupang, SonafNTT-News.com. Dalam momentum Peringatan Hari Bakti PU ke-80, Rabu (3/12/2025), upaya peningkatan infrastruktur di Nusa Tenggara Timur memasuki babak penting. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi NTT dan Balai Jalan Nasional menyatakan komitmen bersama untuk mempercepat peningkatan status jalan dan penanganan jembatan strategis di wilayah NTT.

Kepala Dinas PUPR NTT, Benyamin Nahak, mengungkapkan bahwa 12 ruas jalan provinsi telah diusulkan untuk beralih status menjadi jalan nasional dan saat ini tengah berproses di tingkat pusat.

“Suratnya sudah kami sampaikan ke Menteri PUPR dan Menko Infrastruktur. Kami sedang melengkapi data-data yang dibutuhkan. Selain itu, kita juga akan turun bersama Jalan Nasional untuk survei empat jembatan di ruas Sulamu–Oepoli, serta beberapa jembatan di lintas Utara Flores,” jelasnya.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Provinsi NTT tidak tinggal diam dalam mendorong percepatan pembangunan konektivitas antarwilayah—mulai dari perbatasan hingga kawasan strategis lintas pulau.

Menanggapi usulan tersebut, Kepala Balai Jalan Nasional NTT, Janto, memastikan bahwa proposal peningkatan status jalan telah diterima dan sudah diteruskan ke pemerintah pusat. Ia menegaskan bahwa proses ini selaras dengan regulasi nasional mengenai penetapan jalan.

“Usulannya sementara berproses. Sesuai ketentuan, setiap lima tahun sekali ada perubahan Surat Keputusan Jalan Nasional. Harapan kita pada 2027 nanti ada sejumlah ruas provinsi maupun kabupaten/kota yang berubah status,” ujarnya.

Tak hanya soal jalan, sinergi dua lembaga ini juga menyentuh infrastruktur jembatan. Janto menyebutkan bahwa pihaknya telah menerima tujuh usulan jembatan strategis di Timor dan Flores dari Bapak Gubernur NTT.

“Kami bersama Pak Kadis PUPR intens membangun komunikasi. Untuk tujuh jembatan tersebut, solusinya kami dorong agar masuk Instruksi Presiden (Inpres) Daerah 2026 sesuai skala prioritas,” tegasnya.

Kolaborasi PUPR NTT dan Balai Jalan Nasional ini menunjukkan arah pembangunan yang lebih terukur, terintegrasi, dan berfokus pada kebutuhan riil masyarakat. Dengan percepatan perubahan status jalan dan penanganan jembatan prioritas, NTT berpotensi mendapatkan dukungan anggaran pusat yang lebih besar—mendorong akses yang lebih baik, konektivitas yang lebih luas, dan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di seluruh wilayah.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *