SMAN Harekakae Kembali Menjalankan KBM,Setelah Ada Instruksi Bupati Malaka Sebagai Ketua Gugus Tugas Covid-19

Malaka,Sonafntt-news.com.Menindaklanjuti instruksi hasil rapat antara Bupati Malaka selaku ketua gugus tugas pencegahan covid-19 Kabupaten Malaka, bersama para kepala sekolah dari setiap satuan pendidikan pada satu minggu yang lalu maka atas instruksi bupati selaku ketua gugus tugas covid-19, satuan Pendidikan Sekolah Menengah Atas, Negeri Harekakae kembali melaksanakan proses belajar mengajar seperti biasa namun tetap mematuhi anjuran protokol pemerintah sesuai dengan standar kesehatan covid-19.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Sekolah SMAN Harekakae Robertus Seran,SPd, M.Pd, ketika ditemui oleh awak media di ruang kerjanya”, selasa 28/7/2020.

Dari hasil rapat antara ketua gugus tugas covid-19 bersama para kepala sekolah dari seluruh satuan pendidikan yang berada di wilayah Kabupaten Malaka, menghasilkan keputusan untuk digunakan sebagai acuan bagi satuan pendidikan, untuk segera memulai kembali proses kegiatan belajar mengejar di masing-masing sekolah.

Roberthus menjelaskan bahwa, hasil rapat dengan bupati kita tindak lanjuti dengan rapat bersama para guru dan orang tua wali peserta didik, selama tiga hari berturut-turut dengan pola bergiliran berdasarkan tingkatan kelas, sejak dari hari selasa dan berakhir pada hari kamis. maka merekomendasikan beberapa keputusan bersama dengan mengacu pada instruksi Bupati Malaka.

Upaya lain yang dilakukan yakni memberikan pendampingan siswa dengan cara pencegahan penularan covid-19, seperti harus menggunakan masker pada saat datang kesekolah, cuci tangan sebelum masuk kelas, dan selalu jaga jarak baik di komplek sekolah maupun di dalam kelas, dan menghindari kerumunan”, katanya.

Sementara proses KBM, SMAN Harekakae senantiasa mematuhi protap covid-19 dengan, berpatokan pada standar covid-19 yang sudah instruksikan oleh pemerintah maupun gugus tugas covid-19 sehingga proses pembelajaran yang dilaksanakan ditengah pemberlakukan kebiasaan baru ( New Normal ), dapat mencegah penyebaran penularan virus covid-19, pada satuan pendidikan yang kembali melaksanakan proses belajar mengajar.

Ia lanjut menjelaskan bahwa standar covid-19 yang kita patuhi dalam proses KBM selain menggunakan masker, cuci tangan dan menghindari kerumunan, juga kita sudah lakukan perampingan siswa dalam satu kelas sebanyak 18 orang.

untuk mencegah terjadinya Social distancing pada saat KBM kami sudah melakukan pengaturan kursi dan meja termasuk memberikan nomor dan nama siswa sehingga tempat duduk yang sudah digunakan, tidak dapat tergantikan oleh siswa yang lain. serta jarak antar tempat duduk siswa kurang lebih 1-2 meter, dan untuk saat ini para guru sudah menjalankan satu model belajar dari rumah, yang disebut In House Treaning dengan metode luring dan daring”, tuturnya.

Selain itu, untuk proses pembelajaran sudah siapkan jadwal, dan kita antisipasi dengan pola pembelajaran satu minggu satu kali yang dimulai dengan kelas X setelah itu, minggu berikutnya giliran kelas XI dan hal yang sama juga berlaku untuk kelas XII menunggu giliran minggu berikutnya” pintanya.

Ia menambahkan sesuai hasil rapat bersama orang tua siswa, maka para guru mata pelajaran diwajibkan, untuk membuat grup Whatsapp agar siswa menunggu giliran untuk proses belajar mengajar di sekolah, para guru sudah, memberikan materi dan tugas dalam bentuk sofcopy yang dikirim melalui grup WA, sepanjang siswa melakukan belajar mandiri di rumah.

Robertus Seran mengharapkan, kiranya instruksi dari Bupati Malaka, serta hasil kesepakatan bersama antara guru dan orang tua dapat ditindaklanjuti oleh guru dan siswa sehingga dalam proses pembelajaran di sekolah, khususnya di dalam kelas dapat berjalan sesuai dengan standar covid-19, yang diinstruksikan pemerintah untuk dapat meminimalisir timbulnya, klaster baru penyebaran wabah virus covid-19 di lembaga satuan pendidikan, SMAN harekakae”, imbuhnya(Fb/Rep).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *