daerah

Tahap I Tuntas Diverifikasi, 500 Unit Bantuan Rumah Stimulan Kota Kupang Segera Direalisasikan

Kupang, SonafNTT-News.com. Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2026. Program yang menjadi salah satu agenda strategis Pemkot Kupang ini kini mulai memasuki tahap realisasi setelah proses verifikasi tahap pertama dinyatakan tuntas.

Sebanyak 100 unit rumah pada Tahap I telah selesai diverifikasi, sementara untuk Tahap II sebanyak 200 unit masih menunggu proses penetapan Surat Keputusan dari Kementerian PUPR. Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan pihak Balai untuk proses verifikasi lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Bidang Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Kupang, Bustaman, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang selama ini masih tinggal di rumah tidak layak huni.

“Program ini bertujuan membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar memiliki rumah yang layak, sehat, dan aman untuk dihuni. Selain itu juga mendorong semangat swadaya masyarakat dalam memperbaiki rumah mereka sendiri,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (20/5/2026).

Program BSPS 2026 di Kota Kupang direncanakan menyasar 500 unit rumah dengan nilai bantuan stimulan sebesar Rp20 juta per unit. Rinciannya, Rp17,5 juta dialokasikan untuk pembelian bahan material bangunan dan Rp2,5 juta untuk biaya tukang. Sementara masyarakat penerima manfaat tetap dilibatkan melalui pola swadaya agar pembangunan rumah dapat berjalan maksimal.

Menariknya, rumah bantuan yang dibangun memiliki ukuran standar 6×6 meter dan diprioritaskan bagi warga yang masuk kategori masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), khususnya yang telah terdata dalam Data Silang (DSIL) I-IV serta menempati rumah tidak layak huni.

Program ini pun mendapat perhatian luas masyarakat karena dinilai menjadi harapan baru bagi warga kecil di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang. Banyak warga berharap realisasi bantuan dapat berjalan tepat waktu dan tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan.

About The Author