Nasional

Usman Husin Dukung Kementan, Bongkar 133,5 Ton Bawang Bombay Ilegal Demi Selamatkan Petani Lokal

Jakarta, SonafNTT-News.com. Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Usman Husin, memberikan dukungan penuh terhadap langkah tegas Kementerian Pertanian (Kementan) yang berhasil membongkar dan menyita 133,5 ton bawang bombay ilegal di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah. Aksi tersebut dinilai sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi petani lokal dari praktik perdagangan ilegal yang merusak pasar domestik.

Usman menegaskan, masuknya bawang bombay ilegal tanpa dokumen resmi dan tanpa melalui proses karantina merupakan ancaman serius bagi keberlangsungan petani bawang dalam negeri. Komoditas ilegal tersebut berpotensi menekan harga pasar, membuat petani kalah bersaing di tengah tingginya biaya produksi dan kondisi cuaca ekstrem yang mereka hadapi.

“Pembongkaran penyelundupan bawang bombay ini patut diapresiasi. Negara harus hadir melindungi petani. Jika bawang bombay ilegal dibiarkan masuk, petani kita yang paling dirugikan karena kalah harga di pasar,” ujar Usman Husin saat dikonfirmasi wartawan, Senin (12/1/2026).

Usman Husin juga mendesak aparat penegak hukum dan Kementan untuk mengusut tuntas jaringan penyelundupan, termasuk memburu aktor intelektual dibalik praktik ilegal tersebut. Menurutnya, penyelundupan pangan bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan ancaman terhadap kedaulatan pangan nasional.

“Saya mendukung penuh Kementan untuk membongkar sindikat ini sampai ke akar-akarnya. Jangan sampai kasus seperti ini menjadi pintu masuk bagi penyelundupan komoditas pangan lainnya,” tegasnya.

Selain dampak ekonomi, Usman turut menyoroti risiko kesehatan dan keamanan hayati dari masuknya produk pangan ilegal. Bawang bombay yang tidak melalui prosedur karantina berpotensi membawa penyakit, bakteri, atau organisme berbahaya yang dapat merusak ekosistem pertanian nasional serta membahayakan kesehatan konsumen.

“Kita tidak pernah tahu asal-usul dan keamanan pangan ilegal tersebut. Ini berbahaya bagi pertanian dan masyarakat. Keamanan pangan harus menjadi prioritas negara,” tambahnya.

Usman pun mendorong pemerintah untuk memperketat pengawasan di seluruh pintu masuk impor, baik pelabuhan laut maupun jalur distribusi darat, serta memastikan tata niaga pangan berjalan transparan dan adil.

Ia berharap pasar domestik benar-benar memberi ruang bagi produk lokal agar petani bawang dapat memperoleh harga yang layak dan kehidupan yang sejahtera.

Menurutnya, keberpihakan terhadap petani bukan sekadar wacana, tetapi harus diwujudkan melalui penegakan hukum yang konsisten dan tanpa kompromi terhadap mafia pangan.

Usman Husin juga menegaskan Petani adalah pahlawan ketahanan pangan Jika mereka dilindungi, maka kedaulatan pangan bangsa akan terjaga.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *