Usman Husin: “Politik Adalah Amal”, Ribuan Bibit Durian Jadi Bukti Pengabdian untuk Petani Rote Ndao

Screenshot_20260702-111417_Lite

Rote Ndao, SonafNTT-News.com. Di tengah tuntutan masyarakat akan hadirnya wakil rakyat yang bekerja nyata, Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin, memilih menjawabnya melalui aksi konkret. Bukan hanya menyuarakan aspirasi masyarakat di Senayan, tetapi juga memastikan hasil perjuangan itu benar-benar tiba di tangan petani.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan 2.000 bibit durian Monthong kepada kelompok tani di Desa Nggelodae, Kecamatan Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao, Rabu (1/7/2026). Bantuan ini menjadi penyaluran bibit durian unggul dalam jumlah besar pertama di daerah tersebut dan diharapkan menjadi tonggak lahirnya sentra durian baru di Pulau Rote.

Bagi masyarakat, program ini bukan sekadar pembagian bibit. Bantuan tersebut dipandang sebagai investasi jangka panjang yang berpotensi meningkatkan pendapatan petani, memperkuat sektor perkebunan, sekaligus membuka peluang ekonomi baru berbasis komoditas bernilai tinggi.

Kehadiran Usman Husin mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Rote Ndao. Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan, menilai bantuan tersebut merupakan bukti bahwa aspirasi masyarakat yang diperjuangkan di DPR RI dapat diwujudkan menjadi program yang memberi manfaat langsung.

“Sebagai pemerintah, kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Usman Husin, salah satu putra asli Rote yang dipercaya masyarakat Rote dan Dapil II NTT di Senayan untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat. Apa yang hari ini diserahkan menjadi bukti bahwa perjuangan itu benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Apremoi.

Ia juga mengajak seluruh kelompok tani menjaga dan merawat bibit durian tersebut agar tumbuh menjadi sumber penghidupan bagi keluarga dan generasi mendatang.

“Ini bukan sekadar bibit, tetapi wujud cinta kasih untuk masyarakat. Karena itu saya mengajak seluruh petani untuk merawatnya dengan baik. Pak Usman, teruslah menjadi berkat dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. Atas nama Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, kami menyampaikan terima kasih atas setiap bantuan yang sampai hari ini terus dirasakan masyarakat,” katanya.

Sementara Usman Husin menyampaikan bahwa bantuan ini sebagai filosofi yang menjadi landasan pengabdiannya sebagai wakil rakyat.

“Bagi saya, politik adalah amal. Petani tidak mungkin menjadi pilot dan tidak mungkin menjadi nelayan. Mereka bekerja sebagai petani untuk menghidupi keluarga dan menyekolahkan anak-anaknya. Karena itu, menjadi kewajiban kita untuk membantu mereka agar kehidupan mereka semakin baik,” tegas Usman.

Sambungnya, hal ini sebagai komitmennya untuk menjadikan politik sebagai sarana menghadirkan manfaat bagi masyarakat, terutama bagi petani yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan dan perekonomian daerah.

Usman menegaskan bahwa perjuangannya tidak berhenti pada bantuan bibit durian. Ia telah menyiapkan langkah lanjutan dengan memperjuangkan sekitar 15.000 bibit kopi serta pembangunan irigasi buatan untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Rote Ndao.

“Saya akan membawa lagi sekitar 15 ribu bibit kopi dan memperjuangkan irigasi buatan agar pertanian di Rote semakin maju,” ujarnya.
Selain menyerahkan bantuan, Usman Husin juga menggelar dialog bersama masyarakat di Desa Daleholu, Kecamatan Rote Selatan, untuk menyerap berbagai aspirasi yang akan diperjuangkan melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan di DPR RI.

Program penyaluran 2.000 bibit Durian Monthong ini diharapkan menjadi awal transformasi sektor perkebunan di Kabupaten Rote Ndao. Dengan pengelolaan yang baik, komoditas tersebut berpotensi melahirkan sentra durian unggulan, meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, memperluas kesempatan usaha, serta memperkuat perekonomian masyarakat di Pulau Rote.