500 Generasi Muda NTT Ikut LIKE IT 2025, BI Dorong Investasi Cerdas Sejak Dini
Kupang, Sonaf NTT-News.com. Sebanyak 500 generasi muda dari seluruh pelosok Nusa Tenggara Timur (NTT) antusias mengikuti kegiatan Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (LIKE IT) 2025 yang digelar Bank Indonesia Provinsi NTT di Kota Kupang, Kamis (2/10/2025). Acara ini menjadi langkah konkret Bank Indonesia dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya melek finansial, tetapi juga siap menjadi investor cerdas sejak usia dini.
LIKE IT 2025 merupakan bagian dari program prioritas nasional yang digagas Forum Koordinasi Pengembangan Sektor Keuangan (FK-PSK), yang terdiri dari Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Program ini telah digelar sejak 2021 dan terus bertransformasi menjadi ruang edukatif sekaligus inspiratif bagi anak muda di berbagai daerah.
Mengusung tema “Generasi Muda Cerdas Keuangan, Menuju Indonesia Emas”, kegiatan LIKE IT di NTT menghadirkan materi edukasi tentang perencanaan keuangan, pengenalan instrumen investasi, perlindungan konsumen, hingga peluang dan tantangan menjadi investor ritel. Para peserta berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa, anggota Generasi Baru Indonesia (GenBI), hingga praktisi muda di sektor keuangan.
“Semakin tinggi literasi keuangan, semakin kuat fondasi ekonomi daerah kita. Inilah saatnya generasi muda mengambil peran strategis sebagai agen perubahan dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan,” ujar Rio Khasananda, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi NTT dalam sambutannya.
Tak hanya berlangsung secara luring di Kupang, LIKE IT 2025 juga digelar secara hybrid dan diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai provinsi, menjadikannya sebagai wadah literasi nasional yang menyatukan semangat anak muda dari Sabang sampai Merauke.
Hasil terbaru Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 menunjukkan bahwa meski tingkat inklusi keuangan Indonesia telah mencapai 80,51%, angka literasi keuangan masih berada di 66,46%. Inilah yang mendorong berbagai pihak untuk bergerak bersama—dari regulator, pelaku pasar hingga dunia pendidikan—dalam menciptakan generasi muda yang tidak hanya mampu menggunakan produk keuangan, tetapi juga memahami dan mengelolanya dengan bijak.
Kegiatan LIKE IT 2025 menjadi bukti nyata bahwa literasi keuangan bukan hanya tugas lembaga keuangan, tetapi misi bersama dalam membangun “Indonesia Emas 2045” yang dimulai dari anak-anak mudanya hari ini.
