Lihat 2 Mahasiswa Kecelakaan, Wali Kota Kupang Turun dari Mobil dan

IMG-20260917-WA0023-768x1015

Kupang, SonafNTT-News.com – Kepedulian terhadap warga kembali ditunjukkan Walikota Kupang, dr. Christian Widodo. Di tengah perjalanan menuju agenda kegiatannya, Christian memilih menghentikan mobil dinas setelah melihat dua mahasiswa menjadi korban kecelakaan lalu lintas di kawasan El Tari, Kota Kupang, Rabu (16/9/2026).

Tanpa menunggu lama, Christian turun dari mobil dinas dan langsung menghampiri kedua mahasiswa tersebut. Ia kemudian menanyakan kondisi keduanya untuk memastikan mereka dalam keadaan aman dan segera mendapatkan pertolongan.

Momen tersebut menjadi perhatian karena Christian tidak sekadar berhenti melihat kondisi korban, tetapi langsung mengambil langkah untuk memastikan keduanya memperoleh penanganan medis.

Christian bahkan menghubungi orangtua salah satu mahasiswa untuk menyampaikan kondisi anak mereka.

Dalam percakapan melalui telepon tersebut, Christian meminta orangtua korban agar tidak terlalu memikirkan kondisi kendaraan yang mengalami kecelakaan.

“Mama jangan tanya keadaan motor. Yang penting anak dalam keadaan selamat,” ujar Christian.

Dalam kesempatan tersebut, korban kemudian dibawa ke RS SK Lerik Kota Kupang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Tak hanya soal keselamatan, persoalan biaya pengobatan juga menjadi perhatian Christian. Kepada orangtua korban, ia meminta agar tidak khawatir mengenai biaya perawatan.

“Mama jangan pikirkan biaya pengobatan, nanti kita urus. Aman saja,” katanya.

Tindakan Christian terjadi ketika dirinya sedang dalam perjalanan menuju agenda kegiatan. Namun, ketika melihat ada warga yang mengalami musibah, ia memilih berhenti dan memastikan korban mendapatkan pertolongan.

Sementara bagi salah satu korban kecelakaan dan keluarganya, kehadiran seorang pemimpin di tengah situasi darurat tentu memiliki arti tersendiri. Apalagi, perhatian yang diberikan bukan hanya berupa melihat kondisi korban, tetapi juga memastikan komunikasi dengan keluarga, evakuasi ke rumah sakit, hingga persoalan pengobatan.

“ Peristiwa di kawasan El Tari tersebut juga memperlihatkan sisi lain dari pelayanan seorang kepala daerah. Kepedulian terhadap masyarakat tidak selalu hadir dalam bentuk kegiatan besar, pembangunan, atau seremoni pemerintahan bahkan Terkadang, kepedulian justru terlihat dari keputusan sederhana untuk berhenti sejenak ketika melihat warga membutuhkan pertolongan” pungkasnya