Kepercayaan Selama 20 Tahun, Bank NTT Hadir Mendukung Perjalanan Usaha Sugiarto

IMG-20261022-WA0013

Rote Ndao, SonafNTT-News.com – Kepercayaan merupakan fondasi penting dalam membangun hubungan jangka panjang antara nasabah dan lembaga perbankan. Hal ini tercermin dalam perjalanan Sugiarto, Kepala Desa Papela, Kabupaten Rote Ndao, yang telah menjadi nasabah Bank NTT selama 20 tahun.

Konsistensi dalam memenuhi kewajiban pembayaran angsuran serta pemanfaatan fasilitas pembiayaan untuk mendukung kebutuhan usaha Bahan Bangunan dan alat nelayan bagian dari perjalanan Sugiarto bersama Bank NTT. Kisah ini menggambarkan pentingnya kedisiplinan, kepercayaan, dan akses permodalan dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Kepala Bank NTT Cabang Rote Ndao, Ade Roni Oematan, menjelaskan kepada wartawan pada kamis, 22/10/2026, Sugiarto bahwa merupakan salah satu nasabah yang dinilai konsisten dan tekun dalam membayar angsuran sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurut Ade Roni, perjalanan pembiayaan Sugiarto bersama Bank NTT mengalami perkembangan dari fasilitas awal sekitar Rp 25 juta hingga mencapai miliaran rupiah. Perkembangan tersebut menunjukkan perjalanan hubungan pembiayaan yang berlangsung dalam kurun waktu panjang.

“ Beliau merupakan nasabah yang konsisten dan tekun dalam memenuhi kewajiban angsurannya,”jelasnya

Hampir Dua Dekade, Kepercayaan Tetap Menjadi Pilihan

Di tengah beragam pilihan layanan keuangan, Sugiarto disebut tetap memilih Bank NTT meskipun memperoleh penawaran dari bank lain maupun koperasi.

Loyalitas tersebut menjadi salah satu sisi menarik dari hubungan antara nasabah dan perbankan. Dalam layanan pembiayaan, kepercayaan tidak hanya dibangun melalui pemberian fasilitas kredit, tetapi juga melalui pemenuhan kewajiban, komunikasi, serta hubungan layanan yang berkelanjutan.

Bagi Rony Oematan, rekam jejak pembayaran nasabah merupakan salah satu aspek penting dalam menilai kualitas pembiayaan. Sementara bagi pelaku usaha, akses terhadap layanan keuangan yang sesuai kebutuhan dapat membantu menjaga kelangsungan aktivitas usaha dan membuka peluang pengembangan usaha secara bertahap.

Perjalanan Sugiarto menjadi gambaran hubungan jangka panjang antara nasabah dan bank dapat tumbuh seiring dengan kedisiplinan dalam memenuhi kewajiban pembiayaan.

KUR Bank NTT, Membuka Akses Permodalan Produktif

Selain hubungan pembiayaan yang terjalin selama bertahun-tahun, Ade Roni juga menyoroti pentingnya pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara produktif.

Menurutnya, KUR berperan dalam memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha mikro dan kecil yang membutuhkan dukungan pembiayaan untuk mengembangkan kegiatan ekonomi mereka.

Dana pembiayaan yang digunakan secara tepat, baik untuk modal kerja maupun investasi usaha, berpotensi membantu meningkatkan kapasitas produksi, memperluas kegiatan operasional, serta mendorong pertumbuhan omzet.

Namun, keberhasilan pemanfaatan kredit tidak hanya bergantung pada ketersediaan modal. Perencanaan usaha yang matang, pengelolaan keuangan yang tertib, dan kemampuan membayar angsuran juga menjadi faktor penting agar pembiayaan dapat memberikan manfaat berkelanjutan.

“Penggunaan dana secara produktif memastikan debitur memiliki kemampuan membayar angsuran dengan lancar, menjaga kesehatan finansial bank sekaligus keberlanjutan program,” ujarnya

Prinsip ini menegaskan bahwa pembiayaan yang sehat perlu memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Nasabah memperoleh dukungan modal untuk menjalankan kegiatan produktif, sedangkan bank menjaga kualitas pembiayaan agar program kredit dapat terus berjalan secara berkelanjutan.

Verifikasi Kredit Menjadi Kunci Penyaluran KUR yang Tepat Sasaran

Ade Roni turut menekankan pentingnya proses verifikasi kredit dan pemeriksaan langsung terhadap kondisi usaha calon penerima KUR.

Menurutnya, verifikasi menjadi bagian penting dalam proses penyaluran pembiayaan untuk memastikan kesesuaian data, kondisi usaha, tujuan penggunaan dana, serta kemampuan calon debitur memenuhi kewajiban pembayaran.

Melalui proses penilaian yang cermat, penyaluran kredit diharapkan dapat menjangkau pelaku usaha yang memenuhi persyaratan dan benar-benar membutuhkan dukungan permodalan untuk kegiatan produktif.

Ia lanjut menyampaikan, langkah tersebut juga penting untuk meminimalkan risiko pembiayaan bermasalah sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program pembiayaan usaha rakyat.

Menurutnya, keberhasilan program KUR tidak semata-mata diukur dari jumlah dana yang disalurkan, tetapi juga dari ketepatan sasaran, pemanfaatan dana, dan kemampuan pembiayaan mendukung keberlanjutan usaha penerima.

Bank NTT dan Harapan bagi Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Ia menegaskan bahwa, Kisah Sugiarto bersama Bank NTT memperlihatkan bahwa hubungan perbankan jangka panjang dibangun melalui kepercayaan yang disertai tanggung jawab.

Baginya, Konsistensi dalam membayar angsuran, pemanfaatan pembiayaan secara produktif, serta proses penyaluran kredit yang memperhatikan kualitas debitur merupakan unsur penting dalam membangun ekosistem pembiayaan yang sehat.

“ Bank NTT Cabang Rote Ndao selalu selalu welcome terhadap akses terhadap pembiayaan yang sesuai kebutuhan dapat menjadi salah satu penopang bagi masyarakat dalam mengembangkan kegiatan ekonomi. Dukungan perbankan yang disertai pengelolaan usaha yang baik diharapkan mampu membuka peluang pertumbuhan bagi pelaku usaha mikro dan kecil.” pungkasnya