Bupati dan Wakil Bupati TTU Sukses Jalankan Program Kerja 100 Hari, Tanpa Dukungan APBD Tahun 2021.

Kefamenanu,sonafntt-news.com. Bupati dan Wakil Bupati Timor Tengah Utara Drs.Juandi dan Drs.Eusabius Binsasi dinilai sukses menjalankan program kerja 100 Hari sejak dilantik oleh Gubernur NTT pada 26 Februari 2021 dimana mampu melakukan beberapa kegiatan strategis dengan prinsip ke depan mendorong pertumbuhan ekonomi dan upaya tersebut tanpa dukungan APBD Tahun 2021

Bupati TTU, Drs. Juandi David menguraikan bahwa sejak kami dilantik saya dan Bapak Wakil Bupati TTU membangun kerja sama dengan seluruh Satuan Perangkat Daerah lingkup Kabupaten TTU dan pihak lainnya melakukan beberapa kegiatan strategis diantaranya melakukan penataan kota, baik di jalan protokol,perbaikan taman kota,dan lampu hias yang dipasang 11 titik.Selain itu, kami juga melakukan penanaman bunga pada beberapa tempat strategis di dalam kota.Pantauan media ini, Bupati Juandi yang didampingi Wakil Bupati TTU Drs. Eusabius Binsasi dan Pjs. Sekda TTU Fransiskus Fay, SPt, MSi dan Kepala Dinas Kominfotik TTU, Kristoforus Ukat,Senin 14 Juni 2021.

Program strategis berikutnya yakni mengaktifkan kembali posko-posko covid 19 pada beberapa titik sentral dan meningkatkan pelayanan vaksin untuk menekan penyebaran covid 19.Selain itu, kami membangun kerja sama dengan dinas teknis untuk menyelesaikan persoalan sertifikat tanah bagi warga Ponu yang sudah beberapa tahun tidak tuntas.

“Pada tanggal 22 April 2021 yang lalu kita sudah serahkan 1.145 sertifikat bagai warga SP1 dan SP2 Ponu dan berharap sertifikat tersebut sejak beberapa tahun terakhir.” tutur Bupati Juandi David.

Bupati Juandi lanjut menjelaskan bahwa semua kegiatan dalam mendukung program 100 Kerja, tidak menggunakan dana APBD tahun 2021. Semua ini murni dari sumbangan dari pihak lain mulai dari masyarakat, pegawai, BUMN/BUMD dan pengusaha di kota Kefa.

“Kita dilantik tanggal 26 Februari sementara penetapan APBD 2021 jauh sebelumnya 1 Januari 2021, sehingga untuk program 100 hari ini murni sumbangan dari semua pihak.

Sementara itu, untuk proses RPJMD 2021-2026 sudah sampai tahapan terakhir dimana tinggal menunggu pembahasan dan penetapan DPRD pada sidang 1 sehingga diharapkan untuk program kerja selama 5 tahun sebagaimana yang dijanjikan saat berkampanye sebagian bisa diakomodir mulai perubahan APBD 2021. (DK/SN).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *