Dugaan Kasus Asusila Yusak Melu Kembali Diadu Ke Bupati TTS
Soe, Sonafntt-news.com. Keluarga korban, atas nama Melky Taloim dan Alexander Missa, didampingi oleh petugas P3A Andi Kalumba menghadap Bupati Timor Tengah Selatan ( TTS), guna melaporkan Yusak Melu terkait dugaan kasus asusila yang belum ada penyelesaian yang menghancurkan Rumah Tangga Feronika Missa, Soe (27/10/2021).
Ketika dihubungi wartawan media ini melalui telepon genggam, Alex Misa sangat menyayangkan sikap dan kelakuan terduga saudara Yusak Mellu yang adalah seorang ASN. “Seorang ASN seyogyanya dapat menjadi contoh bagi masyarakat, bukanya berbuat hal yang mengganggu kenyamanan orang lain seperti itu, dugaan perbuatan Asusila ini bukan saja oknum ASN tersebut baru melakukan terhadap diri saudara saya tetapi oknum ASN tersebut pernah melakukan hal yang sama terhadap beberapa wanita lain.” tegasnya.”
Disamping itu, “Feronika Missa secara terpisah mengatakan bahwa surat pengaduan sudah masuk di pemerintahan Desa Skinu, Kecamatan Toianas bahkan tembusan sampai kepada Bapak Bupati TTS. Namun sangat disayangkan sampai pada saat ini belum ada jawaban yang pasti dari pemerintah untuk saya. Kami sudah melayangkan surat ke pemerintah desa, kecamatan tembusan sampai ke Bupati TTS, namun sampai hari ini belum ada titik terang dalam penyelesaian, bebernya”.
Lebih lanjut, Feronika menjelaskan tentang mediasi yang sudah dilakukan oleh keluarga Yusak Melu sejauh ini. “keluarga Yusak Mellu sudah pernah bertemu dengan keluarga saya di kantor Camat Toianas untuk mediasi kasus asusila ini, dan ada beberapa hal yang disepakati oleh Yusak Mellu beserta keluarganya untuk denda adat namun sampai pada saat ini Yusak Mellu tidak pernah menepati janjinya, terangnya lagi.”
Setelah menemui Bupati TTS, lanjut Feronika menyampaikan hasil pertemuan mereka dengan Bupati TTS. Ia berharap Bupati TTS segera menyelesaikan persoalan ini
Ia meminta agar kasus ini keluarga korban dan pelaku tetap tenang dan kembali melakukan mediasi secara adat di Kantor Camat”, terangnya mengutip pembicaraan Bupati TTS.
“Selain itu, petugas P3A Andi Kalumba, juga ikut mengomentari kasus tersebut. Menurutnya, korban sudah lelah dengan sikap pelaku yang sampai hari ini tidak dapat menepati janji. “Tentu korban sangat kecewa dengan jawaban Bupati, karena kasus ini sudah lama dan sudah dilaporkan dan diurus secara adat di kecamatan. Namun, sayangnya pelaku sampai hari ini belum menepati janji yang telah disepakati dalam pertemuan tersebut”, terangnya.
Lanjut Andi bahwa orang tua dari korban juga sampaikan bahwa Yusak Melu ini bukan baru pertama melakukan hal asusila ini. “Sudah sering bahkan ada juga korban lain yang siap untuk jadi saksi terhadap perbuatan Yusak Mellu dan saya sendiri juga tahu bahwa ada korban selain Feronika Missa dan korban itu ada tinggal di Soe juga.” Beber Andi.”Tutup Andi,”(tim).
