Dukung Kemajuan Daerah, Melki Laka Lena-Jhoni Asadoma Siapkan Skema Khusus Tingkatkan PAD Dan Sebagai Solusi Mengurangi Bunga Pinjaman Daerah
Kupang, Sonaf NTT-News.com. Salah satu agenda prioritas pembangunan daerah yang dilakukan ke depan yakni membangun sinergitas dengan seluruh komponen untuk merumuskan dan menciptakan inovasi- inovasi baru dengan menyiapkan skema khusus untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah ( PAD). Upaya ini harus dikelola dengan efektif dan berbasis data guna mengurangi Bunga Pinjaman Daerah pada pemerintahan periode sebelumnya.
Demikian keterangan Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena, saat melakukan jumpa pers di Kantor DPD Kantor Golkar NTT.Turut hadir tim pemenang paket Melki-Jhoni Asadoma, organisasi sayap Partai Golkar, relawan dan rekan-rekan media, jumat 12/9/2024.
Wakil ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena menguraikan bahwa kemajuan daerah ditentukan oleh berbagai indikator dan kerja-kerja inovatif di lapangan dengan mengoptimalkan potensi di segala aspek untuk menambah Pendapatan Asli Daerah.
Menurutnya, Pemprov memiliki banyak aset dan kedepan kalau dikelola dengan produktif tentu menambah kekuatan baru dan sebagai salah satu rujukan untuk mendorong peningkatan pembangunan di Bumi Flobamora.
Ketua DPD Golkar NTT lanjut menerangkan upaya lain yang akan dilakukan jika mereka dipercayakan memimpin NTT yakni mencari sumber-sumber pembiayaan baru dari pemerintah pusat dengan membangun komunikasi dan memperkuat relasi untuk mensukseskan agenda-agenda pemerintah Pusat dan Provinsi NTT yang bermuara terhadap pemenuhan kebutuhan sosial dasar masyarakat.
“Saya bangga bisa berkumpul bersama para DPR RI asal NTT dalam partai koalisi Pilgub 2024 dan hal ini tentu sebagai sebuah kekuatan untuk mengurus NTT agar kedepan semakin maju di segala aspek termasuk melakukan langkah-langkah percepatan serta sinergi dengan pemerintah pusat untuk mengatasi pinjaman daerah sedangkan khusus utang Daerah Rp 1,3 T kami telah melobi ke Dirut SMI untuk menurunkan bunga hingga 4 persen dari 6,3 persen” ungkapnya.
Ia menambahkan, agenda lain yang akan dilakukan membangun kerjasama dengan pemerintah kabupaten/ kota untuk pengembangan usaha UMKM milik masyarakat sedangkan tugas lain yang segera dilakukan yakni membangun koordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi RI untuk memastikan seluruh jaringan internet dapat menjangkau di seluruh daerah yang masuk kategori tertinggal.
Sementara calon wakil Gubernur NTT Jhoni Asadoma juga menerangkan, salah satu tugas yang harus dilakukan ke depan yakni melalukukan revitalisasi dan optimalisasi aset-aset daerah, seperti Hotel-hotel, tanah milik pemerintah dan membangun kerjasama dengan jejaring sosial yang ada sesuai kebutuhan pasar bagi pemasukan daerah. (Mf/SN).
