Niki-Niki, SonafNTT-News.com. Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas terus diperkuat di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Forum Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FKLL) bersama sejumlah pemangku kepentingan menggelar kegiatan sosialisasi ketertiban lalu lintas dan angkutan umum di Kantor Desa Oenino, Kecamatan Niki-Niki, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 11.00 hingga 15.30 WITA tersebut menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pemerintah, aparat penegak hukum, legislatif, pelaku angkutan umum, hingga kalangan pelajar. Forum ini tidak hanya membahas pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, tetapi juga menyoroti perlunya menciptakan sistem transportasi yang lebih aman bagi masyarakat.
Kehadiran para pemangku kepentingan dari berbagai sektor menunjukkan bahwa persoalan keselamatan di jalan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Pemerintah daerah, dinas teknis, pengelola angkutan, masyarakat, serta generasi muda memiliki peran penting dalam membangun budaya tertib berlalu lintas.
Salah satu perhatian utama dalam kegiatan tersebut adalah penyelenggaraan angkutan umum yang mengedepankan aspek keselamatan. Pemilik angkutan umum Desa Oenino turut dilibatkan dalam forum sebagai bagian dari upaya membangun pemahaman bersama mengenai pentingnya kendaraan dan pelayanan angkutan yang aman bagi penumpang.
Sementara itu, keterlibatan siswa SMP dan SMA di wilayah Oenino menjadi bagian penting dari agenda sosialisasi. Kalangan pelajar merupakan kelompok pengguna jalan yang perlu mendapatkan edukasi sejak dini agar memahami risiko kecelakaan serta pentingnya disiplin saat berada di jalan raya.
Dengan menggandeng generasi muda, pesan keselamatan diharapkan tidak berhenti di ruang sosialisasi, tetapi dapat berkembang menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Kesadaran menggunakan jalan secara tertib dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam menekan potensi kecelakaan lalu lintas.
Kegiatan FKLL di Oenino juga memperlihatkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menghadapi persoalan transportasi di wilayah TTS. Pj. Samsat Soe, Asisten I Pemerintah Kabupaten TTS, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten TTS, Camat Niki-Niki, Kasatlantas Polres TTS, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten TTS, Kepala Desa Oenino, pemilik angkutan umum, perwakilan PUPR Kabupaten TTS, Plt. UPTD Dispenda TTS, serta para pelajar hadir dalam kegiatan tersebut.
Dalam forum tersebut, para pemangku kepentingan membahas berbagai aspek yang berkaitan dengan ketertiban dan keselamatan lalu lintas, termasuk peran pemerintah daerah, kepolisian, pengelola angkutan, masyarakat, serta generasi muda dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas.
Keterlibatan pemilik angkutan umum dan masyarakat desa menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Keselamatan penumpang tidak hanya bergantung pada kondisi kendaraan, tetapi juga pada kepatuhan terhadap ketentuan lalu lintas, kelayakan operasional kendaraan, perilaku pengemudi, serta kesadaran seluruh pengguna jalan.
Sementara itu, kehadiran siswa SMP dan SMA diharapkan dapat memperkuat edukasi keselamatan lalu lintas sejak usia sekolah. Generasi muda merupakan kelompok pengguna jalan yang perlu mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya penggunaan helm, kepatuhan terhadap rambu dan marka jalan, tidak berkendara secara ugal-ugalan, serta menghindari berbagai perilaku yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Melalui FKLL, koordinasi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi dapat diwujudkan dalam langkah-langkah nyata di lapangan. Sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, instansi teknis, pengelola angkutan, pemerintah desa, sekolah, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun sistem transportasi yang lebih aman dan tertib..
Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa keselamatan lalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Upaya menekan angka kecelakaan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan komitmen dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.
Dengan terlaksananya FKLL dan sosialisasi ketertiban lalu lintas dan angkutan umum di Desa Oenino, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap aktivitas di jalan, khususnya di wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan.
