Gubernur Melki Tegaskan Komitmen Bangun NTT dari Desa ke Kota: 64 Proyek Infrastruktur Dimulai
Kupang, Sonaf NTT-News.com. Dalam momentum peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan komitmen tegas untuk mempercepat pembangunan dari desa hingga kota melalui gebrakan infrastruktur besar-besaran di seluruh penjuru provinsi.
Gubernur Melki dalam sambutannya menekankan bahwa pembangunan infrastruktur adalah fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerataan pelayanan publik, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Komitmen tersebut tidak hanya berupa wacana, tetapi dibuktikan melalui peluncuran 64 paket pekerjaan infrastruktur yang resmi dimulai pada Tahun Anggaran 2025, sabtu 16/8/2025.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTT telah merancang pembangunan fisik secara menyeluruh. Mulai dari rekonstruksi jalan di lima kabupaten — Sumba Barat Daya, Ngada, TTS, Sikka, dan Flores Timur — hingga penanganan 27 ruas jalan strategis yang tersebar dari Lembata hingga Rote Ndao.
Tak hanya infrastruktur jalan, pemerintah juga memprioritaskan pembangunan jaringan air bersih, irigasi, embung, dan rumah layak huni, demi mendukung ketahanan pangan dan mengatasi stunting serta kemiskinan, terutama di daerah yang selama ini terpinggirkan.
Untuk pertama kalinya, penandatanganan kontrak pekerjaan konsultansi dan konstruksi dilakukan secara terbuka dan transparan, menjadi langkah baru dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Total 64 paket proyek terdiri dari 16 paket perencanaan, 29 paket konstruksi, dan 19 paket pengawasan — seluruhnya sudah dalam tahap pelaksanaan sejak awal Agustus 2025.
” Membangun NTT harus dimulai dari desa, dan dirasakan hingga kota. Ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi soal keadilan, kemajuan, dan masa depan rakyat NTT,” tegas Gubernur Melki dalam pidatonya.
