Komitmen Pusat Nyata, BPJN NTT Bangun Jembatan Usu, Akses Warga Rote Ndao Segera Lancar dan Rampung Akhir 2026
Kupang, SonafNTT-News.com. Geliat pembangunan infrastruktur di Nusa Tenggara Timur kembali menunjukkan progres nyata. Pemerintah pusat melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT menegaskan komitmennya dalam membuka keterisolasian wilayah, salah satunya lewat pembangunan Jembatan Usu di Kabupaten Rote Ndao.
Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I, Azhari, saat dikonfirmasi wartawan pada jumat 17/4/2026 menyampaikan bahwa Proyek strategis ini telah resmi berkontrak sejak Maret 2026 dengan nilai sekitar Rp15 miliar dan ditargetkan rampung pada akhir Desember 2026.
Ia menerangkan bahwa, pembangunan dilakukan secara bertahap guna memastikan kualitas konstruksi tetap terjaga.
Menurutnya, Jembatan sepanjang kurang lebih 100 meter dengan lebar 4 meter ini dibangun menggunakan skema anggaran Tahun 2026 sebesar Rp 15 miliar. Tahap pertama difokuskan pada pekerjaan struktur bawah senilai Rp7 miliar, sementara tahap berikutnya akan segera menyusul.
Lebih dari sekadar proyek fisik, kehadiran Jembatan Usu diproyeksikan membawa dampak langsung bagi kehidupan masyarakat. Akses transportasi yang selama ini terbatas akan berubah menjadi lebih cepat, aman, dan efisien. Kendaraan roda dua maupun roda empat nantinya dapat melintasi jembatan ini, membuka jalur distribusi barang, mempercepat mobilitas warga, hingga meningkatkan akses ke layanan pendidikan dan kesehatan.
Ia menegaskan bahwa, proyek ini menjadi simbol harapan baru. Infrastruktur yang memadai diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, dan memperkuat konektivitas antar wilayah di segala bidang baik pendidikan, Kesehatan, pertanian dan memudahkan nelayan melakukan tangkapan ikan guna menunjang kebutuhan ekonomi keluarga.
