Wakil ketua Komisi V DPRD NTT Dukung Penuh Inspektorat Usut Tuntas Proyek Pendidikan 5 Tahun Terakhir Diduga Kuat Terbengkalai
Kupang, SonafNTT-News.com. Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT Dukung Penuh Inspektorat Usut Tuntas Proyek Pendidikan lima Tahun terakhir yang Diduga Kuat Terbengkalai. Dugaan proyek pendidikan mangkrak kembali mencuat dan memantik perhatian publik di Nusa Tenggara Timur.
“ sebagai wakil rakyat menyatakan dukungan penuh kepada Inspektorat untuk melakukan penelusuran menyeluruh secara detail terhadap sejumlah proyek pembangunan sekolah yang diduga terbengkalai dalam lima tahun terakhir. Untuk diketahui Berapa Tahun lalu ada yang sekolah habis bangun Plafonnya roboh oleh karena itu hal ini harus di perhatikan dengan baik mengingat dengan kondisi efisiensi anggaran saat ini bantuan yang telah diberikan dari pemerintah pusat, jangan sampai kualitasnya jauh dari harapan bersama “ ujarnya kepada awak media, kamis 23/4/2026.
Menurutnya, kualitas Bangunan sekolah harus benar-benar diperhatikan dengan baik sehingga sehingga menunjang proses kegiatan belajar mengajar oleh karena itu peran Inspektorat sangat dibutuhkan guna menelaah secara lengkap.
“Pemerintah tidak melakukan Efisiensi anggaran di Bidang Pendidikan oleh karena itu kualitas pembangunan sekolah harus dijaga dengan baik dan jangan sampai operasional lapangan tidak sejalan dan hasil akhir setiap tahun minta anggaran terus ” pungkasnya
Ia lebih lanjut menerangkan, sekarang masanya keterbukaan informasi publik dan jika ada pembangunan yang tidak sesuai spesifikasi tentu akan ditangani sesuai ketentuan yang berlaku.
“Inspektorat harus Objektif, kalau ada yang baik dan ada yang kurang tentu harus melaporkan adanya sesuai kondisi lapangan “ujarnya
Dalam kesempatan itu, Anggota DPRD NTT dari Partai Golkar menegaskan bahwa akan mempercepat kunjungan kerja ke selokan-sekolah untuk mengetahui lebih lengkap bangun sekolah yang telah dikerjakan tahun sebelumnya “ Bangunan sekolah kaitan erat kualitas.jangan sampai mereka sudah selesai kerja namun kualitasnya rendah, contoh yang paling sederhana seng bocor sedangkan rekan-rekan Inspektorat lebih fokus terhadap hal-hal teknis “ ujarnya
Ia menambahkan, hal ini sejalan dari arahan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, yang meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengevaluasi kembali proyek-proyek yang belum tuntas, termasuk dari periode kepemimpinan sebelumnya.
