Kunjungan Menko Zulkifli Hasan ke GBI NTT Disambut Meriah, Fokus Swasembada Pangan dan Ekonomi Rakyat
Kupang, SonafNTT-News.com. Kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, ke Gereja Bethel Indonesia (GBI) Provinsi NTT, Jumat (15/5/2026), berlangsung meriah dan penuh antusiasme masyarakat. Ribuan jemaat dan warga memadati lokasi penyambutan sebagai bentuk harapan baru terhadap penguatan ekonomi rakyat dan program ketahanan pangan di Nusa Tenggara Timur.
Dalam kunjungan tersebut, Zulkifli Hasan menyerahkan bantuan 1.000 paket beras kepada jemaat dan masyarakat kurang mampu. Kehadiran Menko Pangan bersama sejumlah tokoh nasional seperti Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan, Sekjen PAN Eko Purnomo, serta Anggota DPR RI Sigit Purnomo menjadi perhatian besar masyarakat Kota Kupang.
Momentum ini tidak sekadar agenda seremonial. Di hadapan jemaat dan tokoh masyarakat, Zulkifli Hasan menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen bangsa dalam mendukung program strategis Presiden Prabowo Subianto, terutama mewujudkan swasembada pangan nasional.
(Menteri Zulkifli Hasan saat memberikan bantuan beras secara simbolis bagi salah satu Jemaat Betel NTT, Jumat 15/5/2026)
Menurutnya, ketahanan pangan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah pusat, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, gereja, kelompok tani, nelayan, hingga pelaku UMKM. Ia mengajak masyarakat NTT memaksimalkan potensi pertanian, peternakan, dan perikanan sebagai kekuatan ekonomi daerah.
“Pertanian, peternakan, dan perikanan harus digerakkan secara kolektif melalui kerja profesional agar ekonomi masyarakat bertumbuh dan mampu memperkuat ekonomi keluarga,” tegasnya.
Selain isu pangan, Zulkifli Hasan juga menyoroti program Makanan Bergizi Gratis yang dinilai menjadi langkah strategis pemerintah dalam menekan angka stunting. Program tersebut, kata dia, harus dikelola secara efektif dan tepat sasaran agar benar-benar memberi dampak positif bagi generasi muda Indonesia.
Tak hanya itu, perhatian pemerintah terhadap nelayan juga menjadi sorotan penting dalam kunjungan ini. Program Kampung Nelayan Modern dan Kampung Nelayan Merah Putih disebut sebagai upaya nyata pemerintah membuka akses permodalan, modernisasi alat tangkap, hingga menciptakan lapangan kerja baru di wilayah pesisir.
Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Daerah GBI Provinsi NTT, Pdt. Oder Maks Sombu, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat dan gereja di NTT. Ia menilai kunjungan tersebut membawa energi positif dan semangat baru bagi masyarakat di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks.
“ini sebuah kebanggaan bapak Sulkilfi bersama Ketua DPW PAN berkunjung langsung di Kupang.kami juga menyampaikan terima kasih untuk Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka melalui atensinya Gereja Bethel Indonesia Provinsi NTT mendapatkan banyak perhatian dari Pemerintah Pusat” ujarnya
GBI NTT, lanjutnya, siap mendukung program pemerintah dalam penanganan stunting, penguatan ekonomi masyarakat, penyediaan air bersih, hingga pemberdayaan kelompok usaha rakyat.
Antusiasme masyarakat juga terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Ketua Panitia Penyambutan, Pdt. Kirene Bole, menyebut masyarakat berharap pemerintah terus hadir memberikan solusi nyata bagi kebutuhan rakyat kecil.
Ia juga mengungkapkan Kunjungan ini dinilai menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah pusat ingin memperkuat sinergi dengan masyarakat dan lembaga keagamaan dalam membangun ekonomi rakyat dari daerah. Dari Kupang, semangat swasembada pangan, pemberdayaan nelayan, dan penguatan UMKM kembali digaungkan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
