Kupang Exotic Festival Sebagai Solusi Tepat Bangkitkan Ekonomi Rakyat
Kupang, Sonaf NTT-News.com. Pelaksanan Kupang Exotic Festival merupakan salah satu langkah strategis dan sebagai solusi tepat untuk mendorong para pelaku UMKM dan seluruh sektor swasta untuk memasarkan hasil produknya yang bermuara kebangkitan Ekonomi Rakyat.
“ Event ini membuka ruang bagi seluruh pelaku ekonomi terlibat aktif mempromosikan produk yang berkualitas guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dengan memanfaatkan potensi serta optimalkan tugas dan peran masing-masing.Suksesnya kegiatan ini berkat
kolaborasi antara Pemerintah Provinsi NTT, Polda NTT, Bank Indonesia, dengan dukungan dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia, Kamar Dagang dan Industri, serta para pelaku UMKM dari berbagai wilayah di NTT”
Hal ini disampaikan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, saat membuka (soft opening) Kupang Exotic Festival 2025 di alun-alun Kantor Gubernur NTT pada Kamis (26/06/2025). Mendampingi Gubernur NTT pada kegiatan tersebut, Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, dan para Pimpinan Perangkat Daerah Provinsi NTT. Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari unsur Forkopimda, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Agus Sistyo Widjajati, Ketua PHRI NTT, Juvenile Djojana, serta perwakilan berbagai UMKM di NTT. Soft opening diakhiri dengan penyematan celemek oleh Gubernur dan Wakil Gubernur NTT serta Kepala Perwakilan BI dan Ketua PHRI NTT kepada empat orang perwakilan Barista dan Chef.
Gubernur Melki dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberadaan festival sebagai rangkaian dari kegiatan pemberdayaan UKM, ekonomi kreatif, seni pertunjukan yang diharapkan meningkatkan interaksi ekonomi antara sesama ke arah lebih baik dengan menggerakan potensi yang ada.
“Kita ini bersyukur karena berkat kerja sama semua pihak pada akhir Mei kemarin, perekonomian NTT mengalami peningkatan signifikan 27% year on year. Di tengah situasi yang tidak mudah ini, kenaikan ini luar biasa. Data BPS juga menunjukkan tiga bulan pertama tahun ini, kita lebih tinggi 1% dibanding tiga bulan pertama tahun lalu, di tengah kondisi tidak mudah : belanja pemerintah menurun, dari situasi politik global tidak juga kondusif, tapi hebatnya pertumbuhan NTT meningkat,” ujarnya.
Menurut Gubernur Melki, kenaikan tersebut berasal dari sektor pertanian. Karena itu, ia meyakini bahwa jika hilirisasi sektor-sektor seperti pertanian, perkebunan dan perikanan kian digenjot, hasilnya akan lebih baik. Gubernur NTT menambahkan, melalui acara semacam itu, potensi dari sektor-sektor seperti kuliner bisa dioptimalkan.
“Saya percaya dengan potensi yang ada, kita bisa memastikan bahwa semua produk NTT ini kalau kita hilirisasi dengan baik, pasti akan bernilai jual yang tinggi bagi masyarakat, bagi kita di NTT,” ujarnya. Gubernur menambahkan, jika program One Village One Product (OVOP) berjalan bagus, yang menghasilkan berbagai produk hilirisasi, defisit perdagangan NTT bisa ditekan.
“Saya berterima kasih karena PHRI, yang sudah akan bergabung dengan kita hari ini untuk memastikan bahwa seluruh produk hilirisasi ini bisa kita gerakkan dengan baik. Ini bagian dari apa yang sudah kita dorong agar kita mesti kolaborasi bersama, gotong royong bersama. Kalau kita kembangkan ekonomi sirkular seperti ini, rasanya hotel-hotel bisa penuh lagi. Kalau kita bersama, kita bisa bangun NTT dengan baik. Pancasila intinya adalah gotong royong, kerja bersama, kolaborasi,” pungkasnya di akhir sambutan, sebelum membuka secara terbatas Kupang Exotic Festival 2025.
