Politik

Megawati Tetapkan Yunus Takandewa Pimpin PDIP NTT: Fokus Wujudkan Program Berbasis Rakyat

Kupang, SonafNTT-News.com. Suasana penuh kekeluargaan mewarnai pelaksanaan Konferensi Daerah (Konferda) Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang digelar di Hotel Harper Kupang,jumat 7/11/2025.

Dalam forum strategis tersebut, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri secara resmi menetapkan Yunus Takandewa, S.Pd sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan NTT, didampingi Patris Lali Wolo sebagai Sekretaris dan Stefano Adranakus sebagai Bendahara.

Penetapan ini tertuang dalam surat keputusan yang ditandatangani langsung oleh Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris DPP PDIP Hasto Kristiyanto, menandai babak baru kepemimpinan partai berlambang banteng moncong putih di Bumi Flobamora.

Usai Konferda pukul 20.35 wita, Yunus Takandewa menyampaikan terima kasih kepada Megawati atas kepercayaan besar yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan, kepemimpinannya akan berorientasi pada mewujudkan program berbasis rakyat, bukan sekadar perebutan kekuasaan.

“Konferda ini menegaskan pentingnya solidaritas internal partai. Kami tidak ingin terlalu nyaman di lingkar kekuasaan. Fokus kami adalah isu-isu aktual yang dihadapi rakyat—mulai dari stunting, kemiskinan ekstrem, hingga kelangkaan BBM,” ujar Yunus Takandewa usai dilantik.

Ia menambahkan, di tengah situasi ekonomi yang tidak menentu dan efisiensi anggaran pemerintah, PDIP NTT harus menjadi motor penggerak solusi rakyat, memastikan seluruh kader legislatif dan eksekutif bergandeng tangan dengan masyarakat untuk keluar dari berbagai kesulitan sosial-ekonomi.

Mengutip arahan Megawati, Yunus menegaskan bahwa setiap petugas partai wajib “merasakan apa yang dirasakan rakyat.” Ia menyebut, pesan itu menjadi kompas moral bagi seluruh kader PDIP di NTT untuk hadir di tengah masyarakat dan meneguhkan jati diri partai sebagai partai wong cilik.

“Arahan Ibu Ketua Umum sangat jelas: kita harus hadir di tengah rakyat, bukan hanya saat pemilu. Kita harus merasakan apa yang mereka rasakan,” tegas Yunus.

Sementara itu, mantan Ketua DPD PDIP NTT, Emilia Nomleni, menyebut pergantian kepemimpinan ini merupakan proses yang normal dan sehat dalam dinamika partai.

“Setiap kepemimpinan lahir melalui proses. Konferda ini berjalan dengan penuh kekeluargaan, dan saya siap mendukung kepemimpinan baru demi kemajuan PDIP dan rakyat NTT,” ungkap Emilia yang kini menjabat sebagai salah satu Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan

Menurutnya Konferda selain bicara tentang pergantian Kepemimpinan juga membahas banyak hal yang difokuskan kepada untuk menolong masyarakat “ Kita berada di PDI Perjuangan tentu memiliki tanggung jawab yang sama membangun Indonesia dan Nusa Tenggara Timur “ pungkasnya

Selain menetapkan struktur baru, Konferda PDIP NTT juga merumuskan strategi pemenangan Pemilu legislatif dan kepala daerah, sekaligus memastikan pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) di sejumlah kabupaten seperti TTS, TTU, Belu, Malaka, Sabu, dan Alor.

Dengan semangat baru ini, Yunus Takandewa berkomitmen membawa PDIP NTT menjadi partai yang bekerja nyata untuk rakyat, sejalan dengan spirit perjuangan Megawati Soekarnoputri: politik bukan sekadar kekuasaan, melainkan pengabdian untuk kemanusiaan dan kesejahteraan rakyat.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *