Pasca Gempa Flores, Menteri PU Turun Langsung ke Palue: Jalan, Jembatan, Air Bersih hingga Pengamanan Pantai Jadi Prioritas

Screenshot_20260904-165445_Instagram

Sikka, SonafNTT-News.com. Pasca gempa yang mengguncang wilayah Flores, perhatian terhadap kondisi masyarakat dan infrastruktur di kawasan terdampak terus menjadi sorotan. Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengambil langkah konkret dengan turun langsung Kecamatan ke Palue Kabupaten Sikka, NTT, melihat kondisi riil di lapangan sekaligus memastikan penanganan kebutuhan dasar masyarakat berjalan.

Menteri PU Dody Hanggodo melakukan kunjungan kerja ke Palue pada 26/8/2026. Kunjungan tersebut bukan sekadar melihat kondisi pascabencana, tetapi menjadi bagian dari upaya mempercepat penanganan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, mulai dari jalan, jembatan, kebutuhan air bersih hingga pengamanan pantai.

Salah satu perhatian utama dalam kunjungan tersebut adalah persoalan ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Kondisi pasca gempa membuat pemenuhan kebutuhan dasar menjadi hal yang tidak bisa ditunda.

Menteri PU pun meminta Direktorat Jenderal Cipta Karya segera berkoordinasi dengan tim air bersih dari Jakarta untuk datang ke Palue. Upaya tersebut juga akan didukung oleh jajaran Balai Wilayah Sungai, termasuk dalam proses pemfilteran air guna memastikan masyarakat mendapatkan akses air bersih.

“Tadi saya minta tolong Dirjen Cipta Karya untuk berkoordinasi dengan Tim Air Bersih dari Jakarta ke Palue dan dibantu oleh rekan-rekan dari Balai Besar Wilayah Nusa Tenggara II Sungai pemfilteran guna mendapatkan air bersih,” ujar Dody Hanggodo.

Tidak berhenti pada persoalan air bersih, pemerintah juga melihat pentingnya membangun kembali infrastruktur Palue dengan pendekatan yang lebih kuat dan tangguh terhadap ancaman bencana.

Jalan dan jembatan menjadi bagian penting dalam penanganan karena keduanya merupakan urat nadi mobilitas masyarakat, distribusi kebutuhan pokok, sekaligus jalur penting dalam penanganan dan evakuasi apabila terjadi bencana kembali.

Begitu pula dengan pengamanan pantai yang menjadi perhatian. Penanganan kawasan pesisir dinilai penting untuk memperkuat perlindungan masyarakat sekaligus mengurangi potensi risiko bencana di masa mendatang.

Dody juga mengajak seluruh pihak untuk terlibat bersama dalam proses pembangunan kembali Palue. Pemerintah tidak ingin pembangunan pasca bencana hanya berorientasi pada pemulihan kondisi seperti sebelumnya, tetapi diarahkan agar kawasan tersebut menjadi lebih baik, lebih kuat dan lebih tangguh menghadapi bencana.

“Kita juga akan libatkan Bapak/Ibu dalam pekerjaan ini, sama-sama membangun Palue dengan lebih baik lagi, terutama harus kuat dan tangguh agar bebas dari gangguan bencana,” tegasnya.

Kehadiran Menteri PU di Palue sekaligus memberikan menegaskan bahwa pemulihan pasca gempa membutuhkan kerja bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, balai teknis dan masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut turut hadir Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Nusa Tenggara II beserta jajaran, serta sejumlah pejabat Kementerian PU.

Ia menambahkan  Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum percepatan pemulihan Palue. Bukan hanya membangun kembali apa yang rusak akibat gempa, tetapi memastikan infrastruktur dan kebutuhan dasar masyarakat ke depan memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap ancaman bencana

Exit mobile version