PEMDES Suai Memberikan Pelatihan Bagi 15 Kader Posyandu Di Tengah Pandemik Covid-19.

Malaka,Sonafntt.news.com.Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kompetensi Kader Pos Pelayanan Terpadu ( Posyandu ), ketika dirumahkan oleh pemerintah ditengah penyebaran virus corona maka Pemerintah Desa Suai membangun kerja sama dengan Pusat Layanan Masyarakat (puskesmas) Betun dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Malaka, untuk memberikan pelatihan kepada 15 anggota kader posyandu di wilayah desa suai.

Hal ini disampaikan oleh Plt.Desa Suai Eduardus Bere Atok, S.PI, ketika ditemui oleh media di sela-sela pelatihan kader posyandu desa suai”, kamis (16/7/2020).

Eduardus Bere Atok menjelaskan bahwa pelatihan ini sebagai salah langkah strategis untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman yang baik dan benar mengenai pentingnya kesehatan serta responsif terhadap masalah-masalah kesehatan yang di desa baik Demam Berdarah (DBD),kebersihan lingkungan, kesehatan ibu dan anak, dan lebih khusus membagun kerja sama dengan seluruh komponen jika menemukan warga yang mengalami gejala-gejala Covid- 19 untuk melakukan penanganan lebih lanjut.

“Kader posyandu memiliki peran yang sangat penting desa dalam memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan memastikan diri bebas dari berbagai ancaman penyakit apalagi wabah covid-19 yang membahayakan kehidupan manusia.Kader posyandu harus diperhatikan dengan baik termasuk kesejahteraan mereka karena juga salah satu bagian yang menjaga kesehatan masyarakat”ungkap Eduardus Stok.

Sementara menurut Pengelola Program Layanan Kesehatan Masyarakat Puskesmas Betun Edita Bano dalam materinya menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dari Pemerintah Desa Suai terhadap kader-kader posyandu yang selama ini tidak menjalankan tugas dan peranya akibat Pandemik covid-19.Selain itu,tujuan dicapai dari pelatihan ini yakni untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di bidang kesehatan secara sukarela dengan mengacu pada petunjuk kesehatan.

Ia menambahkan tugas pokok dari seorang kader, yakni meliputi pencatatan Kartu Menuju Sehat ( KMS ). Kartu tersebut memiliki manfaat yang besar bagi kehidupan masyarakat yakni untuk mengetahui grafik perkembangan anak berdasarkan pengukuran umur, berat badan dan jenis kelamin, serta 5 pokok kegiatan posyandu

Selain itu,agar para kader dapat mengetahui dan memahami perkembangan masyarakat tentang status gizi balita dan ibu hamil yang berdomisili wilayah tugasnya.

Dalam kesempatan itu, para kader juga dapat memberikan penyuluhan kepada ibu hamil tentang pentingnya kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, imunisasi, dan penanggulangan diare serta masyarakat yang mengalami kekurangan gizi serta sebagai salah satu bentuk nyata untuk menurunkan angka stunting khususnya di Kabupaten Malaka.

Selain itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Malaka Theodorus Seran salah satu narasumber mengungkapkan bahwa Kader Posyandu merupakan salah satu bagian yang memberikan panduan kesehatan bagi ibu hamil dan ibu menyusui serta memberi vaksinasi dan makanan suplemen kepada bayi dan balita, sekaligus menjadi media deteksi dini pada kasus-kasus malagizi dan kekurangan gizi pada bayi dan balita

Ia berharap melalui pelatihan ini para kader posyandu memiliki inovasi-inovasi baru dan membangun kerjasama dengan seluruh pihak yang berkepentingan guna meningkatkan pelayanan kesehatan di desa-desa yang sangat rentan dengan berbagai permasalahan sosial bahkan urusan kesehatan.(FB/rep/).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *