Pertumbuhan Anggota Melejit, Kopdit Pintu Air Cabang Kupang Siapkan Ekspansi Besar
Kupang, SonafNTT-News.com. KSP Kopdit Pintu Air Cabang Kupang mencatat lonjakan signifikan dalam jumlah anggota, menandai fase pertumbuhan yang sangat positif. Berdasarkan data resmi per Maret 2026, jumlah anggota meningkat drastis menjadi 14.272 orang, tersebar di 24 kelompok yang dikelola secara aktif.
Ketua Komite KSP Kopdit Pintu Air Cabang Kupang, Aloysius Kami, SH, menjelaskan bahwa antusiasme masyarakat terhadap koperasi ini terus meningkat karena pelayanan yang responsif dan komunikasi yang terjaga dengan baik. “Setiap keluhan anggota segera ditangani, sehingga prinsip koperasi benar-benar diterapkan,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (8/5/2026).
Untuk menghadapi pertumbuhan ini, koperasi membuka empat Tempat Pelayanan (TP) baru, masing-masing menangani puluhan hingga ratusan anggota. Misalnya, TP Penfui membawahi tujuh kelompok dengan total anggota lebih dari 700 orang, sementara TP Baun mengelola delapan kelompok dengan jumlah anggota lebih dari 700 orang. Selain itu, TP Oepura resmi dinaikkan statusnya dan kini membawahi lima kelompok.
Langkah strategis berikutnya adalah transformasi TP menjadi Kantor Cabang Pembantu (KCP). Target utama tahun ini adalah menaikkan status TP Penfui dan TP Baun menjadi cabang, menyusul pertumbuhan positif yang terlihat selama beberapa bulan terakhir.
“Kita juga telah merencanakan peresmian dua cabang baru di Alak dan Semau,” tambah Aloysius.
Selain ekspansi fisik, Kopdit Pintu Air juga menekankan pendidikan koperasi sebagai agenda utama. Setiap titik kumpul anggota dan kelompok diberikan pemahaman tentang prinsip koperasi, sehingga setiap anggota lebih terlibat dalam pengelolaan dan pertumbuhan koperasi.
Ia menegaskan bahwa, dengan strategi pelayanan prima, sistem manajemen yang semakin modern, dan komunikasi yang terbuka, Kopdit Pintu Air Cabang Kupang siap menghadapi pertumbuhan lebih besar di tahun-tahun mendatang, membawa koperasi lokal ini menjadi salah satu yang terdepan di Nusa Tenggara Timur.
