Pendidikan

Rektor Undana Serukan Perubahan Total: Kampus Harus Relevan dengan Kebutuhan Daerah

Kupang, SonafNTT-News.com. Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Universitas Nusa Cendana (Undana) bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum ini berubah menjadi panggung refleksi besar—bahkan sinyal kuat dimulainya transformasi menyeluruh di tubuh kampus terbesar di Nusa Tenggara Timur tersebut. Dalam upacara yang berlangsung khidmat di halaman Rektorat, Senin (4/5/2026),

Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., menyampaikan pesan tegas: sudah saatnya kampus bergerak lebih cepat, lebih relevan, dan lebih berdampak.

Seruan “perubahan total” bukan tanpa alasan. Di tengah tantangan pembangunan daerah yang kompleks—mulai dari keterbatasan sumber daya manusia hingga tuntutan daya saing global—perguruan tinggi dituntut tidak lagi berjalan di jalur konvensional. Undana didorong untuk menjadi motor penggerak perubahan, bukan sekadar institusi pencetak ijazah.

Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, menekankan bahwa seluruh civitas akademika memikul tanggung jawab moral untuk membangun ekosistem pendidikan yang produktif dan adaptif terhadap kebutuhan nyata masyarakat NTT. Ini berarti kurikulum harus lebih kontekstual, riset harus menyentuh persoalan lokal, dan lulusan harus hadir sebagai solusi, bukan sekadar pencari kerja.

Isu integritas layanan akademik juga menjadi sorotan. Kualitas pendidikan, menurut Prof. Jefri Bale, tidak boleh berhenti pada capaian administratif atau akreditasi semata. Lebih dari itu, mutu harus tercermin dari kontribusi nyata lulusan di tengah masyarakat—apakah mereka mampu menciptakan perubahan, membuka peluang ekonomi, atau menjawab persoalan daerah.

Pesan ini sekaligus menjadi tantangan terbuka bagi dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa. Perubahan tidak bisa bersifat parsial. Dibutuhkan komitmen kolektif untuk memperbaiki sistem pembelajaran, meningkatkan kualitas pengajaran, serta memperkuat budaya akademik yang berorientasi pada hasil.

Langkah Undana ini mencerminkan kesadaran baru bahwa relevansi adalah kunci. Di era kompetisi yang semakin ketat, kampus yang gagal beradaptasi akan tertinggal. Sebaliknya, mereka yang berani berbenah dan membuka diri terhadap perubahan akan menjadi pusat lahirnya talenta unggul.

“Saya mengajak seluruh civitas akademika untuk terus menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang bermutu. Fokus kita adalah menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu memberikan dampak luas bagi kemajuan pembangunan di NTT,” ujar Prof. Jefri usai upacara.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Prof. Dr. Paul Gabriel Tamelan, M.Si., menyoroti pentingnya penguatan etos kerja. Ia mengajak jajaran pegawai untuk meneladani kegigihan para pejuang pendidikan dalam memajukan bangsa. Keberhasilan institusi, menurutnya, sangat bergantung pada konsistensi seluruh elemen dalam bekerja sungguh-sungguh.

Pusat Peradaban dan Penggerak Perubahan
Dari sisi akademis, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. drh. Annytha I.R. Detha, M.Si., memaparkan visi Undana sebagai pusat budaya dan peradaban pendidikan di NTT. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi harus berfungsi sebagai mesin perubahan sosial yang mendorong kesejahteraan masyarakat melalui riset dan kolaborasi.

“Transformasi institusi adalah harga mati. Kita harus terus meningkatkan kualitas akademik dan penguatan riset agar Undana tetap menjadi pionir dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di daerah ini,” jelas Prof. Annytha.

Pendidikan sebagai Kunci Mobilitas Sosial
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Siprianus Suban Garak, M.Sc., memberikan pesan motivasi khusus kepada para mahasiswa. Ia mengingatkan bahwa pendidikan adalah kunci utama dalam membuka peluang hidup yang lebih baik dan menjadi penggerak kemajuan bangsa.

“Mahasiswa adalah agen perubahan. Kesadaran untuk terus belajar, beradaptasi, dan berkontribusi secara aktif adalah modal utama untuk membawa perubahan positif bagi masyarakat,” tutur Dr. Siprianus.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *