Rote Ndao, SonafNTT-News.com – Akses terhadap pupuk menjadi salah satu persoalan penting yang dihadapi petani di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Bukan hanya soal ketersediaan pupuk, jarak distribusi yang jauh juga dinilai menambah beban biaya yang harus ditanggung petani untuk memenuhi kebutuhan pertanian mereka.
Menanggapi keluhan masyarakat, Usman Husin mendorong agar setiap kecamatan di Kabupaten Rote Ndao memiliki kios pupuk sehingga petani dapat memperoleh pupuk dengan lebih mudah, dekat, dan efisien.
Usulan ini menjadi perhatian karena akses terhadap pupuk merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran kegiatan pertanian. Ketika lokasi penyaluran pupuk berada jauh dari wilayah tempat petani beraktivitas, biaya transportasi dapat meningkat dan berpotensi menambah beban produksi.
Usman menilai, persoalan distribusi pupuk di Rote Ndao perlu mendapatkan perhatian bersama, baik dari pemerintah daerah maupun pihak-pihak terkait yang memiliki kewenangan dalam penyaluran dan perizinan pupuk.
Bukan Hanya Kelangkaan, Jarak Distribusi Juga Jadi Persoalan
Dalam keterangannya kepada wartawan di sela-sela kegiatan penyerahan alat pertanian dan benih jagung hibrida, Selasa (20/10/2026), Usman menyoroti kondisi petani yang harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan pupuk.
“ saya mencontohkan petani dari wilayah Rote Barat yang harus menjangkau kawasan Pantai Baru untuk memperoleh pupuk. Kondisi tersebut tentu menjadi pertimbangan tersendiri bagi petani, terutama ketika biaya transportasi harus ditambahkan ke dalam pengeluaran usaha tani” ujarnya
Baginya, kemudahan memperoleh pupuk bukan sekadar persoalan jarak. Akses distribusi yang lebih dekat dapat membantu menghemat waktu, menekan biaya perjalanan, serta memudahkan perencanaan kebutuhan pupuk sesuai jadwal tanam.
Karena itu, menurut Usman, pembenahan distribusi pupuk perlu menjadi bagian dari upaya mendukung produktivitas pertanian dan meringankan beban petani di daerah.
Usulkan Kios Pupuk di Setiap Kecamatan
Sebagai langkah konkret yang diusulkan, Usman mendorong kerja sama dengan Dinas Pertanian untuk mengupayakan kehadiran kios pupuk di setiap kecamatan di Kabupaten Rote Ndao.
Menurutnya, pemerataan lokasi penyaluran pupuk akan memberikan kemudahan bagi petani, khususnya mereka yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh untuk memperoleh sarana produksi pertanian tersebut.
Ia lanjut menyampaikan, ke depan kalau ada kios yang lebih dekat, petani diharapkan dapat mengakses pupuk secara lebih efisien. Namun, pelaksanaannya tetap memerlukan perencanaan, koordinasi lintas pihak, serta penyesuaian dengan ketentuan perizinan dan distribusi pupuk yang berlaku.
Usman juga menyatakan kesiapannya untuk membantu proses komunikasi terkait perizinan dengan PT Pupuk Indonesia agar usulan tersebut dapat diperjuangkan lebih lanjut.
“Untuk izin dari PT Pupuk Indonesia, saya siap membantu. Hal ini dibuktikan di Sumba. Itu karena Bupati yang minta dan puji Tuhan, berkat komunikasi yang baik dengan PT Pupuk Indonesia, sudah menjawab kebutuhan masyarakat. Sehingga diharapkan untuk Rote Ndao setiap kecamatan harus ada kios pupuk,” ungkap Usman.












