Tahap I Tuntas 100 Persen, Sentra Garam Nasional Rote Ndao Segera Masuk Tahap Pembangunan

20260828_175732

Kupang, SonafNTT-News.com. Harapan menjadikan Kabupaten Rote Ndao sebagai salah satu kekuatan baru industri garam nasional semakin terbuka. Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyampaikan bahwa tahapan awal pembangunan Sentra Industri Garam Nasional telah mencapai progres 100 persen dan proyek tersebut diagendakan mulai masuk proses pembangunan pada bulan depan

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan usai mengikuti Pelantikan Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur di Lantai IV Aula Fernandes, Kantor Gubernur NTT, Jumat (28/8/2026).

Menurutnya, selama ini berbagai tahapan persiapan dan uji coba telah dilakukan sebagai bagian dari proses menuju pembangunan sentra garam tersebut.

“Untuk tahap I sudah mencapai 100 persen,” ujarnya.

Pencapaian tahap awal ini menjadi sinyal penting bagi Rote Ndao. Setelah melalui proses uji coba, proyek strategis tersebut diharapkan segera bergerak ke tahap berikutnya sehingga potensi besar wilayah pesisir Rote Ndao dapat dikembangkan menjadi kawasan produksi garam berskala nasional.

Dorong Swasembada Garam Nasional

Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan menguraikan bahwa Pembangunan Sentra Industri Garam Nasional di Rote Ndao tidak hanya dipandang sebagai proyek pembangunan daerah, tetapi juga memiliki arti strategis bagi kebutuhan garam Indonesia.

Selama ini kebutuhan garam nasional masih menjadi tantangan, terutama dalam memenuhi kebutuhan industri dan konsumsi. Karena itu, pengembangan kawasan produksi garam di daerah yang memiliki potensi lahan dan iklim seperti Rote Ndao diharapkan dapat memperkuat produksi dalam negeri sekaligus mendukung agenda swasembada garam nasional.

Kawasan ini diproyeksikan mampu menghasilkan garam berkualitas tinggi dengan produktivitas yang dapat mencapai sekitar 200 ton per hektar. Jika potensi tersebut dapat direalisasikan secara optimal, Rote Ndao berpeluang memainkan peran penting dalam rantai pasok garam nasional.

Bukan Sekadar Tambak, Tetapi Penggerak Ekonomi

Dampak pembangunan sentra garam juga diharapkan tidak berhenti pada peningkatan produksi. Kehadiran industri garam modern dapat membuka ruang ekonomi baru bagi masyarakat Kabupaten Rote Ndao.

Pembangunan tambak, fasilitas produksi, hingga berbagai aktivitas pendukung membutuhkan tenaga kerja. Kondisi ini berpotensi membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal serta menciptakan sumber pendapatan baru bagi warga di sekitar kawasan.

Bagi masyarakat Rote Ndao, proyek tersebut menjadi harapan agar potensi sumber daya pesisir tidak hanya menjadi kekayaan alam, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dari Ujung Selatan NTT untuk Kedaulatan Garam Indonesia

Rote Ndao memiliki posisi geografis yang khas sebagai salah satu wilayah paling selatan Indonesia. Dari daerah inilah, pembangunan sentra garam nasional diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian Indonesia dalam memenuhi kebutuhan komoditas strategis.

“Suara dari Ujung Selatan: Menjemput Kedaulatan Garam di Bumi Rote Ndao menjadi gambaran optimisme bahwa pembangunan industri garam dapat menjadi momentum kebangkitan ekonomi sekaligus memperkuat kedaulatan pangan nasional “ pungkasnya