PBVSI NTT Usulkan Pemda TTS Jadi Tuan Rumah BEM MBOI CUP 2026, Bupati Eduard: Kami Siap Tindaklanjuti dan Cetak Bibit Atlet

1788522525278

TTS, SonafNTT-News.com — Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) berpeluang menjadi tuan rumah penyelenggaraan Turnamen Bola Voli BEM MBOI CUP Tahun 2026. Usulan tersebut disampaikan Pengurus Besar Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dipimpin oleh Winston Neil Rondo saat melakukan kunjungan silaturahmi dengan Bupati TTS Eduard Markus Lioe, Rabu, 2/9/2026.

Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Bupati TTS itu, Ketua PBVSI Provinsi NTT Winston Neil Rondo bersama jajaran serta pengurus PBVSI Kabupaten TTS secara khusus membahas permohonan agar Kabupaten TTS dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan turnamen voli tersebut.

Usulan ini mendapat sambutan positif dari Bupati Eduard Markus Lioe. Menurutnya, menjadi tuan rumah turnamen voli tingkat tersebut bukan hanya berkaitan dengan penyelenggaraan pertandingan, tetapi juga dapat menjadi momentum strategis untuk mengembangkan olahraga sekaligus memperkenalkan potensi daerah.

“Saya sangat menyambut baik usulan ini dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada PBVSI Provinsi NTT dan Kabupaten TTS atas kepercayaan yang diberikan. Menjadi tuan rumah turnamen voli tingkat ini adalah peluang besar untuk mempromosikan potensi olahraga dan pariwisata daerah, sekaligus menggali bibit atlet berbakat di wilayah kita,” ujar Bupati TTS.

Bupati Eduard Markus Lioe menegaskan, Pemerintah Kabupaten TTS siap menindaklanjuti permohonan tersebut melalui koordinasi bersama jajaran terkait. Langkah ini diperlukan untuk memastikan berbagai aspek pendukung, mulai dari kesiapan fasilitas olahraga, infrastruktur, hingga dukungan teknis dan penyelenggaraan.

Bagi masyarakat TTS, rencana tersebut menjadi kabar yang cukup menggembirakan, terutama bagi para pencinta olahraga bola voli. Jika TTS nantinya ditetapkan sebagai tuan rumah, turnamen ini berpotensi menjadi magnet bagi atlet, tim, ofisial, dan pencinta voli dari berbagai wilayah.

Tak hanya soal kompetisi, penyelenggaraan turnamen juga dinilai dapat memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi lokal dan pariwisata. Kehadiran peserta serta penonton dari luar daerah dapat membuka peluang bagi pelaku UMKM, sektor perhotelan, kuliner, transportasi, dan berbagai usaha masyarakat lainnya.

Lebih jauh, BEM MBOI CUP 2026 diharapkan dapat menjadi ruang bagi generasi muda TTS untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di lapangan. Kompetisi yang berlangsung secara terbuka dan kompetitif dapat menjadi sarana penting dalam menemukan serta membina talenta-talenta voli potensial yang selama ini mungkin belum mendapatkan panggung yang lebih besar.

Bupati Eduard Markus Lioe pun berharap, apabila TTS nantinya dipercaya menjadi tuan rumah, seluruh pihak dapat memberikan dukungan sehingga turnamen tersebut berlangsung sukses, meriah, aman, dan mampu meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta maupun masyarakat.

“Semoga turnamen ini dapat berjalan sukses, meriah, dan membawa kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Timor Tengah Selatan,” tegasnya.