Cegah Covid 19, Anggota DPRD Kota Kupang bagi sembako bagi masyarakat kurang mampu

Kupang,sonafntt-news. com.Dalam menyikapi wabah Virus Corona Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Kota Kupang  Periode 2019-2024 Theodora Ewalde Taek,Spd terus bergerak membantu masyarakat yang kurang mampu secara ekonomi.

Aksi kemanusiaan kali ini dengan melakukan pembagian sembako pada dua kecamatan yakni Kelapa Lima yang tersebar di RT O5/RW 03,RT 16, RT 05/RW 02 Kelurahan Pasir Panjang, dan RT O2/RW 01 Kelurahan Nefonaek. Sementara untuk Kecamatan Oebobo penyerahan sembako berpusat di Kelurahan Fatululi  RT 18/RW 6,Selasa 21/4/2020.

Ewalde Taek dalam keterangannya mengatakan kegiatan ini sebagai suatu kepedulian dan tanggung jawab  sosial bagi masyarakat kurang mampu secara ekonomi  di tengah wabah Virus Corona.

Anggota DPRD Kota Kupang dua periode ini lebih lanjut menjelaskan  penyerahan bantuan sembako bertepatan dengan  “Hari Kartini ” Tahun 2020 dan menjadi sebuah refleksi  bahwa  hadirnya virus Corona menjadi  kondisi kerentanan sesama kaum perempuan, rentan terhadap terpapar virus bahkan  rentan terhadap kekerasan dalam rumah tangga secara psikologi karena instruksi stay at home, social distancing dan physical distancing.

Hal ini dengan sendirinya berdampak terhadap penghasilan, cuti tidak berbayar, hilang pekerjaan (PHK), dan bahkan yang paling merasakan adalah mengelola keuangan yang semakin menurun  termasuk  harus menyiapkan konsumsi dengan standar gizi yang  tidak bisa terpenuhi. Maka kami sebagai bagian dari kaum perempuan merasa terpanggil untuk solider membantu sesama, tutur Walde

kami   terus hadir memberi kekuatan dan kasih agar perempuan tidak boleh hilang harapan dan  yang memiliki  keterampilan seperti menjahit masker, membuat kue selama masa puasa, usaha online, menanam pada lahan terbatas di rumah masing-masing  agar tetap semangat serta meyakini bahwa  Badai pasti berlalu, sebagaimana motto Ibu Kartini “Habis gelap terbitlah terang”tegas Walde.

 Ia juga menghimbau beberapa poin  penting untuk diperhatikan bersama oleh masyarakat  yakni  agar adanya gotong royong untuk menyelesaikan urusan domestik dalam rumah tangga,peningkatan peran pemerintah untuk membantu warga yang kehilangan pekerjaan baik di sektor  formal maupun informal  seperti buruh harian,pekerja serabutan,pelaku UMKM yang terancam guling tikar,lembaga hukum dan khususnya di bidang perlindungan perempuan harus meningkatkan pelayanan publik untuk mengurangi persoalan sosial dan mengajak masyarakat yang mampu secara ekonomi  guna  meringankan beban sesama  yang dialami di tengah Covid 19.  (Mf).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *