DPRD Provinsi NTT Minta Siapkan DAK Khusus Sebagai Solusi Jika Terjadi Rawan Pangan

Kupang,sonafntt-news.com. Dalam rangka menyikapi perubahan iklim dan musim panas yang berkepanjangan di tahun ini Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur perlu menyiapkan langkah-langkah strategis dan salah satunya harus mengalokasikan dana khusus sebagai solusi jika terjadinya rawan pangan di kabupaten atau daerah tertentu di wilayah NTT

Cuaca tahun ini mengalami perubahan yang luar biasa dan Pemda Prov NTT harus segera menyikapi secara efektif yang dan tepat guna mengatasi berbagai persoalan sosial yang ada di 22 Kabupaten Kota termasuk masalah kekeringan bahkan jika terjadi rawan pangan.

Hal ini disampaikan oleh Anggota DPRD NTT dari Fraksi Hanura Eduard Markus Lio saat ditemui oleh awak media di ruang kerjanya,Kamis 12 November 2020.

Eduard Markus Lio mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan harus melakukan langkah-langkah strategis termasuk membangun kerja sama dengan pihak berwenang untuk mengalokasikan dana khusus jika terjadinya rawan pangan dengan prinsip mendengar dan menjawab kebutuhan masyarakat NTT.

“Tahun ini kita mengalami perubahan iklim tl yang cukup besar dan khususnya panas yang berkepanjangan saya sebagai wakil rakyat meminta harus adanya kerja sama dengan seluruh pihak terutama 22 Kabupaten se NTT untuk menyiapkan langkah-langkah yang tepat dan efektif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat guna memperkuat ketahanan pangan dan lebih khusus memberikan perhatian bagi masyarakat kurang mampu secara ekonomi.”

Langkah lain yang akan dilakukan jika tahun ini terjadinya rawan pangan yakni harus memastikan kekuatan ketahanan pangan di setiap kabupaten guna memenuhi dan mengatasi persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat.

Politisi Hanura mengakui bahwa, saat ini air tanah diseluruh wilayah berkurang dipengaruhi oleh perubahan iklim dan panas yang berkepanjangan bahkan saat ini banyak daerah mengalami kekeringan atau susah air dan tentu memberikan catatan bagi kita agar tahun depan dipersiapkan dengan baik dan khususnya memanfaatkan sisa air tanah untuk pemenuhan kebutuhan sehar-hari dan menanam tanaman yang produktif dalam jumlah yang besar.

Dalam kesempatan itu mengatakan bahwa kami mendukung penuh rancangan Peraturan Daerah mengenai perlindungan terhadap sumber mata air yang saat ini belum dilindungi sebagai langkah memenuhi kebutuhan air bersih dan solusi mengatasi kekeringan pada musim panas yang berkepanjangan.

Langkah ini harus benar-benar diperhatikan secara tuntas oleh 22 pemerintah Kabupaten /Kota agar kedepan bisa mengurangi bahkan mengatasi kebutuhan air bersih karena air sebagai salah satu sarana penting dan utama dalam menunjang kelangsungan hidup manusia.(MF/SN).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *