Kadin NTT Sosialisasikan Program MARKIJA di UNIPA & UNFLO Untuk Magang di Eropa

Sikka,  Sonafntt-news.com. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Nusa Tenggara Timur,  Bobby Lianto M.M.  M.B.A.,  didampingi oleh Direktur Eksektif Kadin NTT,  Johannis Mercy Siobelan,  melakukan kunjungan  di Pulau Flores mulai dari  tanggal 6 November di Kabupaten Sikka.

 Bobby Lianto melakukan rapat internal  bersama keluarga Kadin Kabupaten Sikka yang diketuai oleh Bapak Hari Japira. 

Pantauan media ini,   Ketum Kadin NTT

juga menjadi narasumber  pembicara di kuliah tamu Universitas Nusa Nipah dan membawa dengan tema  kewirausahaan dan bonus demografi.  

Dalam kesempatan yang sama,   Bobby Lianto juga melakukan kuliah umum di Universitas Flores ende didampingi ketua kadin ende bapak herry Jufri dan Wakil Ketua Kadin ende, Bapak Andi Wijaya,  beserta tim Kadin ende.  Dalam kunjungan Bobby ke Maumere dan ende  membawakan tema kewira usaha dan bonus demografi,  Bobby Lianto menyampaikan, memberikan motivasi kepada para mahasiswa mahasiswi dari Universitas Nusa Nipah dan juga Universitas Flores untuk memiliki jiwa kewira usaha.

Bobby Lianto dalam materinya menyampaikan bahwa bonus demografi ini dapat membawa suatu kebangkitan ekonomi bagi Indonesia dan juga bagi NTT. Jika para angkatan kerja yang lulus dari universitas atau setiap tahun dihasilkan,  itu adalah angkatan kerja yang siap untuk bekerja, yang skilful dan juga yang memiliki jiwa entrepreneurship sehingga juga membuka lapangan kerja atau membuat lapangan kerja tersendiri.  Bobby Lianto menyampaikan alasan menjadi seorang entrepreneur atau wirausaha yang juga artinya pejuang,  pahlawan,  atau pahlawan pejuang.

Bobby menyampaikan bahwa kalau dulu sebagai pemuda kita mau menjadi pahlawan,  kita harus mengangkat senjata dan berperang melawan penjajah.  Tapi hari ini kalau kita mau menjadi pahlawan,  jadilah pahlawan ekonomi,  yaitu seorang entrepreneur atau wirausaha.  Karena dengan membuka lapangan kerja,  dapat menolong banyak angkatan-angkatan kerja.

Bobby juga menyampaikan bahwa untuk menjadi seorang entrepreneur caranya tidak susah,  mudah,  yaitu punya keinginan yang kuat dan mulai dengan mempraktekannya. Maka dari itu Bobby Lianto mengharapkan bahwa lulusan-lulusan universitas bukan hanya skripsi yang disiapkan,  tetapi proyek-proyek bisnis yang dilakukan pada hasil akhirnya  mahasiswa sudah mengenal bisnis dari awal sebelum mereka lulus.  

“Jadi jika mereka lulus nanti,  pilihan mereka tidak hanya selalu mencalonkan menjadi PNS atau pegawai, tetapi sebagian dari mereka yang tertarik dan sudah pernah melakukan proyek yang berhasil dan menguntungkan,  maka dia akan melanjutkan menjadi wirausaha”ungkapnya.

Demikian pada kegiatan tersebut,  Bobby juga melakukan sosialisasi Markija,  yaitu program Mari Kita Kerja, di mana sudah 3 universitas di NTT yang bekerja sama dengan Kadin Vokasi,  yaitu Politeknik, Universitas Citra Bangsa,  Uniba,  dan juga Universitas Flores, di mana anak-anak ini dapat magang bekerja di Eropa Timur,  yaitu di 3 negara,  Cekoslavia,  Rumania,  dan Hungaria.  

Bobby Lianto juga memberikan menunjukan testimoni saat dia menelpon  langsung dengan seorang anak yang telah dikirim dalam program ini ke Eropa Timur,  yaitu saudara Nurdin Hassan Patipelak dari Polyteknik. 

 Di dalam video singkatnya,  Nurdin menyampaikan bahwa dia sangat bersemangat dan senang sekali dapat mengikuti program ini,  bahkan dia mendapatkan penghasilan yang sangat baik, yaitu bersih dia bisa menerima 15 juta setiap bulannya,  sedangkan tempat tinggal dan lain-lain semuanya ditanggung oleh perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *