Lurah Tuak Daun Merah :Program Kotaku Sebagai Salah Satu Solusi Mempercepat Penanganan Permukiman Kumuh

Kota Kupang,sonafntt-news.com. Program Kotaku yang diluncurkan oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat merupakan salah satu solusi untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh di Kota Kupang termasuk di Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM) dengan tujuan kedepan menyediakan rumah layak huni bagi warga kurang mampu dan mencegah terjadinya daerah kumuh yang menimbulkan berbagai penyakit bahkan mengganggu kesehatan warga.

Hal ini disampaikan oleh Lurah Tuan Merah (TDM) Kecamatan Oebobo, Kota Kupang,Imanuel Ully, saat meninjau lokasi pembangunan jalan setapak di Kelurahan Tuak Daun Merah Rt/RW 04/01 Kota Kupang rabu(26/05/2021).Turut hadir ketua Kelompok Swadaya Masyarakat(KSM), Budi Kleden,Fasilitator Program Kotaku, Gabriel Malek,Ketua Keswadayaan Masyarakat (BKM) Yohanes Gat dan juga RT/RW 04/01 Kelurahan TDM

Imanuel Ully menguraikan bahwa program Kotaku sangat membantu masyarakat di wilayah perkotaan dan jenis bantuan disesuaikan dengan kebutuhan wilayah bersangkutan dan sesuai alokasi tahun ini setiap kelurahan mendapat bantuan sebesar 300 juta dan kelurahan Tuak Daun Merah
dengan nama padat karya Tunai.

Lanjut Imanuel program ini juga bertujuan untuk membantu masyarakat terdampak covid 19 yang disebabkan karena pendapatan masyarakat mengalami penurunan

Ully dalam kesempatan itu mewakili masyarakat TDM menyampaikan terima kasih kepada Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI yang telah memilih kelurahan TDM sebagai salah satu lokasi untuk penanganan rumah kumuh dan bantuan tersebut sangat masyarakat dan anggaran yang digunakan bersumber dari APBN untuk pembangunan infrastruktur jalan setapak namun masyarakat TDM juga dilibatkan dalam pembangunan jalan setapak tersebut serta mendapatkan hak untuk dibayar secara sesuai ketentuan yang berlaku.(Mf/SN).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *