Pasca Gempa Flores, Menteri PU Dody Hanggodo Instruksikan Percepatan Rehabilitasi Jembatan Wae Pesi dan Wae Dampek, Kualitas Jadi Prioritas Hadapi Gempa

Screenshot_20260902-143619_Instagram

Manggarai, SonafNTT-News.com. Pemulihan infrastruktur pascagempa Flores terus dipercepat. Dua jembatan vital yang terdampak cukup parah, yakni Jembatan Wae Pesi di Kabupaten Manggarai dan Jembatan Wae Dampek di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur menjadi perhatian serius Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Menteri PU Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi jembatan tersebut pada Jumat, 28 Agustus 2026. Dalam kunjungan itu, ia menginstruksikan agar proses rehabilitasi dilakukan secepat mungkin, mengingat keberadaan kedua jembatan sangat penting bagi mobilitas masyarakat serta kelancaran distribusi barang dan kebutuhan pokok. Turut hadir dalam kunjungan tersebut Kepala Balai Jalan Nasional NTT, Janto, .S.E., S.T., M.Sc.Jabatan dan sejumlah pejabat Vertikal Lingkup BPJN NTT.

Menteri Dody mengatakan, Jembatan Wae Pesi merupakan salah satu infrastruktur yang mengalami dampak cukup parah akibat gempa Flores. Karena itu, Kementerian PU tengah menyiapkan langkah percepatan, termasuk mendatangkan peralatan yang dibutuhkan dari Jakarta.

“Kita berusaha rehabilitasi dengan cepat dan sedang membangun komunikasi untuk mendatangkan alat dari Jakarta. Mudah-mudahan pertengahan September kita sudah melakukan rehabilitasi,” ujar Dody saat meninjau lokasi pascs gempa Flores.

Menurutnya, pekerjaan yang menjadi tanggung jawab Kementerian PU akan dilaksanakan dengan cepat namun tetap mengutamakan mutu konstruksi. Perbaikan tidak hanya ditujukan untuk mengembalikan fungsi jembatan seperti sebelum terjadi gempa, tetapi juga meningkatkan ketahanan struktur terhadap potensi gempa berikutnya.

“Yang menjadi porsi kita akan kita kerjakan dengan baik dan secepatnya, dengan kualitas konstruksi yang lebih bagus serta berkarakter dan lebih tahan gempa,” tegasnya.

Kualitas Konstruksi Jadi Prioritas

Dody menekankan bahwa pembangunan kembali infrastruktur di Flores tidak boleh mengabaikan karakter wilayah yang memiliki risiko kegempaan.

Menurutnya, struktur jembatan harus diperkuat sehingga mampu menghadapi ancaman bencana serupa di masa mendatang. Kecepatan pemulihan memang penting, tetapi aspek keselamatan dan kualitas konstruksi harus tetap menjadi prioritas utama.

“Bangun harus diperkuat karena ini merupakan daerah gempa dan untuk itu, kualitas harus jadi prioritas,” ujarnya.

Menurutnya, rehabilitasi kedua jembatan diarahkan bukan sekadar memperbaiki kerusakan yang terlihat, melainkan membangun kembali infrastruktur dengan standar ketahanan yang lebih baik.

Dua Jembatan Vital bagi Masyarakat

Jembatan Wae Pesi dan Wae Dampek memiliki peran penting dalam menopang konektivitas masyarakat di wilayah Manggarai dan Manggarai Timur.

Ia menegaskan bahwa Pemulihan Jembatan Wae Pesi dan Wae Dampek diarahkan dengan prinsip build back better, yakni membangun kembali infrastruktur yang tidak hanya berfungsi seperti sebelumnya, tetapi memiliki ketahanan lebih baik terhadap risiko bencana.

“Prinsip tersebut menjadi penting bagi wilayah Flores yang memiliki karakter geografis dan tingkat kerawanan gempa yang perlu diperhatikab secara mendetail dalam setiap pembangunan infrastruktur “ pungkasnya

 

Exit mobile version