Pemprov NTT Siap Buka Tempat Pariwisata & Tetap Patuhi Protokol Kesehatan Covid -19.

Kupang,sonafntt-news.com.-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif siap membuka tempat atau akses-akses pariwisata pada 21 Kabupaten/kota di wilayah NTT dengan tujuan meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat sebagai landasan dalam untuk memenuhi kelangsungan hidup sehari-hari dan tetap mematuhi prokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah guna mencegah serta memutuskan mata rantai penyebaran covid-19.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT Drs.Alexander B.Koroh,MPM saat ditemui oleh awak media di ruang kerjanya,Kamis 25/6/2020.

Alexander B.Koroh dalam keterangannya menjelaskan bahwa pariwisata sebagai salah satu sektor vital yang harus didorong sehingga ke depan dapat menambah pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memberikan ruang bagi masyarakat melakukan kegiatan-kegiatan ekonomi yang produktif baik di wilayah perkotaan bahkan di desa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Sektor pariwisata harus dibuka kembali dengan memanfaatkan potensi-potensi lokal agar mendukung kerja-kerja pemerintah dalam mewujudkan NTT sebagai Prime mover ekonomi dan harus optimis membawa daerah ini semakin maju dan berkembang di segala sektor.

Sementara Kebijakan New Normal sebagai win win solusi dan suatu langkah strategis agar masyarakat bisa bekerja dan harus bekerja secara efektif dan cerdas sesuai profesi untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan tetap mematuhi protokol kesehatan serta menghindari terjadinya sosial distancing terutama di tempat-tempat publik karena penyebaran covid -19 sangat cepat dan hal ini harus diwaspadai.

Untuk Pemda Prov NTT sudah melaksanakan New Normal dan bidang pariwisata ditandai dengan launching dikenal dengan four Tourisme yang pelaksanaanya pada tanggal 15 juni 2020 di Pantai Mulut Seribu yang terletak Desa Daiama Kecamatan Landu Leko Kabupaten Rote Ndao dengan prinsip mengutamakan protokol kesehatan pada pada tempat –tempat wisata. Selain itu, direncanakan Danau Kelimutu di Desa Pemo Kecamatan Kelemutu Kabupaten Ende hari minggu 28 juni 2020 aktivitas wisata mulai dibuka dengan ketentuan tetap mematuhi protokol kesehatan

Untuk menjamin dan menahan laju penyebaran covid -19 harus adanya pengawasan ketat pada area publik baik melalui jalur transportasi udara, laut maupun antar daerah dan khusus warga yang datang dari wilayah zona merah harus dilakukan pemeriksaan dan rapid Test dan karantina sesuai ketentuan yang berlaku.


‘Upaya lain yang sementara dipersiapkan di sektor pariwisata dengan diberlakukan kebijakan New Normal yakni membangun kerja sama dengan dinas terkait untuk melakukan pengawasan khusus pada tempat-tempat wisata yang menjadi central pertumbuhan ekonomi seperti Labuan Bajo,Danau Kelimutu,Pulau Mulut Seribu, Tanjung Bastian, tempat wisata di Kota Kupang bahkan obyek-obyek wisata di daerah perbatasan Kabupaten Malaka dan Negara Timor Leste”ungkapnya.

Ia menambahkan untuk NTT kedepan akses wisata akan mulai dibuka kecuali di Kabupaten Lembata karena adanya kebijakan khusus dengan harapan mencegah penyebaran covid- 19. Selain itu, kesadaran akan pentingnya kesehatan sebagai salah satu faktor utama untuk memastikan seseorang aman dalam melakukan kegiatan sehari – sehari termasuk berada pada tempat-tempat wisata.


Saya berharap agar masyarakat NTT dalam menjalankan aktivitas harus benar-benar mematuhi protokol kesehatan yakni menggunakan masker, rajin mencuci tangan, meningkatkan pola hidup sehat dari sendiri dan keluarga dan jika menemukan warga yang mengalami gejala- gejala covid -19 segera melaporkan pada dinas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.(MF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *