Kefamenanu, SonafNTT-News.com — Stasi Bitefa, Paroki Santo Andreas Tunbaba, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), bersiap menggelar hajatan besar. Gereja Katolik Santo Mikhael Bitefa dijadwalkan akan diresmikan sekaligus ditahbiskan pada Senin, 21 September 2026.
Perayaan bersejarah ini akan dihadiri Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka, Pejabat lingkup Pemprov NTT, sejumlah tokoh Tunbaba dari kota Kupang, Atambua, Malaka, Kabupaten TTU,.Selain itu, Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku, Pr, dijadwalkan memimpin langsung Misa Syukur Pentahbisan Gereja Santo Mikhael.
Selain Gubernur, Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo, Ketua DPRD TTU Kristoforus Efi, para donatur dari Jakarta, serta sejumlah tamu undangan lainnya turut dipastikan hadir.
Kehadiran para tokoh tersebut menambah bobot momentum yang telah lama dinantikan umat Stasi Bitefa.
5.000 Lebih Umat Diperkirakan Hadir
Ketua Panitia Pentahbisan Gereja Santo Mikhael Bitefa, Wilson Naihati, mengatakan seluruh persiapan acara sudah hampir rampung.
Tidak tanggung-tanggung, sekitar 5.000 lebih umat diperkirakan akan hadir dalam perayaan syukur pentahbisan gereja.
Wilson mengapresiasi semangat gotong royong seluruh umat yang terus bekerja bersama mempersiapkan hajatan besar tersebut.
“Persiapan sudah hampir rampung, termasuk teknis acaranya. Kita optimis pasti berjalan lancar dan sukses berkat dukungan dan partisipasi semua,” ujar Wilson, Sabtu, 19 September 2026.
Uskup Atambua Diarak Secara Adat
Rangkaian acara akan dimulai pada pukul 15.00 WITA, ketika Uskup Atambua bersama para imam, para donatur dari Jakarta, tamu undangan khusus dan umat dari pusat paroki berkumpul di Paroki Santo Andreas Rasul Tunbaba.
Selanjutnya, sekitar pukul 15.20 WITA, rombongan Uskup Atambua dijadwalkan tiba di titik penyambutan di Cabang Sonaf.
Dari sana, Uskup bersama rombongan akan diarak menuju halaman Gereja Santo Mikhael Bitefa dengan iringan tarian tradisional yang dibawakan umat Stasi Bitefa.
Setibanya di halaman gereja, rombongan akan diterima secara adat oleh para tokoh adat setempat. Selain itu, Suasana diperkirakan semakin meriah saat ribuan umat berkumpul menyambut pemimpin Keuskupan Atambua tersebut.
Misa Pentahbisan Jadi Puncak Acara
Puncak perayaan akan berlangsung pada pukul 16.00 WITA melalui Misa Syukur Perayaan Ekaristi Pentahbisan Gereja Santo Mikhael Stasi Bitefa.
Misa akan dipimpin langsung oleh Mgr. Dominikus Saku, Pr, dan dihadiri para imam, diakon, frater, suster, unsur pemerintahan, umat Paroki Tunbaba, serta keluarga besar dari berbagai daerah.
Setelah misa, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan resepsi syukuran pada pukul 17.00 WITA.
Menariknya, momentum tersebut juga dirangkaikan dengan syukuran 19 tahun tahbisan Uskup Keuskupan Atambua, Mgr. Dominikus Saku, Pr.
Artis Ibu Kota Turut Meriahkan Hajatan
Hajatan akbar tersebut tidak hanya menghadirkan tokoh agama dan pemerintahan. Sejumlah artis juga dijadwalkan ikut memeriahkan acara.
Diantaranya Piche Kota, Tomy Boly, Casa de Secret Band, Ps. Vincenzo Singers, Oma Amel, serta sejumlah artis lokal lainnya.
Dengan rangkaian acara tersebut, pentahbisan Gereja Santo Mikhael Bitefa diperkirakan menjadi salah satu momentum besar bagi umat Stasi Bitefa.
Setelah melewati perjalanan panjang pembangunan dan persiapan, kini umat bersiap menyambut hari bersejarah tersebut.
Senin, 21 September 2026, Bitefa akan menjadi titik berkumpulnya ribuan umat untuk merayakan pentahbisan Gereja Santo Mikhael sekaligus mempererat kebersamaan dalam suasana syukur.
