Kupang, SonafNTT-News.com — Kehadiran Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB, Usman Husin, di tengah masyarakat Kota Kupang kembali menunjukkan bahwa perjuangan wakil rakyat tidak hanya berlangsung di ruang sidang parlemen, tetapi juga harus dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya mereka yang sedang menghadapi kesulitan ekonomi.
Hal itu terlihat saat Usman Husin turun langsung bersama jajaran Perum BULOG NTT dalam penyaluran bantuan pangan di dua kelurahan, yakni Oesapa dan Bakunase, Senin (14/9/2026).
Sebanyak 2.549 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di dua kelurahan tersebut menerima bantuan. Di tengah kebutuhan masyarakat yang terus meningkat, bantuan beras tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah yang diharapkan mampu meringankan beban kebutuhan pangan keluarga.
Di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, tercatat 2.059 PBP menerima bantuan pangan tahap kedua. Jumlah tersebut mengalami penurunan sebanyak 180 penerima dibandingkan penyaluran sebelumnya yang mencapai 2.239 PBP.
Sementara di Kelurahan Bakunase, Kecamatan Kota Raja, sebanyak 490 PBP menerima bantuan, turun dari 532 penerima pada penyaluran sebelumnya.
Namun, bagi Usman Husin, persoalan bantuan pangan tidak berhenti pada berapa banyak beras yang disalurkan. Yang jauh lebih penting adalah memastikan bantuan tersebut benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
Usman: Jangan Sampai Rakyat Membutuhkan Justru Tidak Terdata
Anggota Komisi IV DPR RI Usman Husin lebih lanjut menyampaikan bahwa Perubahan jumlah penerima menjadi perhatian tersendiri dalam penyaluran kali ini. Usman Husin menegaskan bahwa data penerima bantuan harus terus diperbarui mengikuti kondisi riil masyarakat.
Menurutnya, kondisi ekonomi warga dapat berubah sewaktu-waktu. Karena itu, pemutakhiran data menjadi hal penting agar tidak ada masyarakat yang seharusnya menerima bantuan justru terlewatkan.
“Harus tepat sasaran. Kalau ada yang belum terdata, data kembali, data,” tegas Usman.
Ia pun mendorong pemerintah agar terus melakukan pendataan dan pemutakhiran berdasarkan kondisi nyata di lapangan.
Dari Aspirasi Menjadi Bantuan yang Dirasakan Warga
Kehadiran Usman Husin di Oesapa mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Kota Kupang sekaligus Ketua DPC PKB Kota Kupang, Satario Julius Pandie.
Menurut Satario, masyarakat patut bersyukur karena melalui program BULOG dan aspirasi Usman Husin, warga Oesapa masih dapat merasakan bantuan pemerintah.
“Beliau selalu hadir dan membantu masyarakat di tengah kesulitan. Kita berterima kasih kepada BULOG atas program ini dan juga melalui aspirasi Bapak Usman Husin, masyarakat di Oesapa masih bisa merasakan bantuan,” ujar Satario.
Bagi masyarakat kecil, bantuan pangan bukan sekadar sejumlah kilogram beras. Bantuan tersebut dapat menjadi penyangga kebutuhan rumah tangga ketika pendapatan keluarga belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan sehari-hari.
Karena itu, kehadiran wakil rakyat yang turun langsung ke tengah masyarakat menjadi penting. Bukan hanya untuk melihat proses penyaluran, tetapi juga mendengar secara langsung persoalan yang dihadapi warga.
Warga Minta Pendataan Sampai Tingkat RT
Di Oesapa, persoalan data turut mendapat perhatian dari masyarakat tingkat lingkungan.
Ina, Ketua RT 27/RW 10 Kelurahan Oesapa, berharap proses pendataan penerima bantuan dapat melibatkan pengurus RT.
Menurutnya, RT merupakan pihak yang paling dekat dengan masyarakat dan mengetahui kondisi warga sehari-hari.
“Data turun dari Dinas Sosial. Kalau mau, data turun di RT supaya lebih akurat dan lengkap,” ujarnya.
Masukan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran. Sebab, kondisi masyarakat dapat berubah. Warga yang sebelumnya membutuhkan bantuan bisa saja mengalami perubahan kondisi, sementara warga lain yang baru mengalami kesulitan mungkin belum masuk dalam daftar penerima.
Karena itu, pemutakhiran data secara berkala menjadi pekerjaan bersama antara pemerintah, pemerintah daerah, aparat kelurahan, hingga masyarakat di tingkat RT.
Penyaluran bantuan pangan di Oesapa dan Bakunase memperlihatkan satu hal penting: perjuangan terhadap kepentingan masyarakat kecil tidak cukup hanya dilakukan melalui kebijakan di tingkat pusat.
Aspirasi masyarakat perlu dibawa, dikawal, dan kemudian dipastikan manfaatnya dapat dirasakan di lapangan.
Usman Husin, sebagai Anggota Komisi IV DPR RI, memilih turun langsung melihat proses penyaluran bantuan bersama BULOG. Kehadirannya sekaligus menjadi ruang untuk menyerap persoalan masyarakat secara langsung.
Di Bakunase, Lurah Wilhy Diken juga menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah serta kehadiran Usman Husin bersama BULOG.
“Kami berterima kasih atas perhatian pemerintah dan kehadiran Bapak Usman Husin bersama BULOG. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat. Kami berharap data penerima terus diperbarui agar bantuan benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.
Bantuan Bukan Penyelesaian Semua Masalah
Di tengah antusiasme masyarakat menerima bantuan, terdapat kesadaran bahwa bantuan pangan bukanlah solusi untuk seluruh persoalan ekonomi masyarakat seperti disampaikan Arrahim, program tersebut diharapkan terus memberikan manfaat bagi warga.
“Mudah-mudahan program ini bisa membantu, bukan menyelesaikan seluruh masalah, tetapi setidaknya mengurangi permasalahan yang ada di masyarakat,” katanya.
Rakyat Kecil Butuh Kehadiran, Bukan Sekadar Janji
Bagi masyarakat kecil, perhatian pemerintah akan terasa ketika kebijakan benar-benar hadir dalam kehidupan sehari-hari.
Penyaluran bantuan pangan di Oesapa dan Bakunase menjadi salah satu gambaran bagaimana aspirasi masyarakat dapat diwujudkan dalam bentuk bantuan yang langsung menyentuh kebutuhan dasar.
Sebanyak 2.549 PBP di dua kelurahan menerima bantuan pangan. Namun di balik angka tersebut terdapat pekerjaan besar yang masih harus dilakukan: memastikan tidak ada warga yang membutuhkan tetapi tidak terdata, memperbarui data secara berkala, serta memastikan bantuan tepat sasaran.
